RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Apes!, Akibat Truk Terobos Lampu Merah, Motor Remuk, Pengendara Alami Luka Berat Bagian Kepala

Apes!, Akibat Truk Terobos Lampu Merah, Motor Remuk, Pengendara Alami Luka Berat Bagian Kepala

Apes!, Akibat Truk Terobos Lampu Merah, Motor Remuk, Pengendara Alami Luka Berat Bagian Kepala

Kecelakaan serius terjadi di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) setelah truk melanggar lampu merah, menyebabkan cedera serius pada seorang pengendara sepeda motor. Insiden tragis ini terjadi pada Senin, 23 Oktober 2023, di simpang empat Kecandran, Kota Salatiga.
Foto dok Polres
Petugas laka lantas saat evakuasi motor korban akibat alami Kecelakaan di Kecandran Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Peristiwa kecelakaan tragis terjadi di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) setelah truk terobos lampu merah. Akibat insiden ini, seorang pengendara sepeda motor mengalami cedera serius di bagian kepala.

Kepada rasikafm.com, Kasi Humas Polres Salatiga, Iptu Henri Widyoriani, menjelaskan musibah kecelakaan itu terjadi pada Senin, 23 Oktober 2023, sekitar pukul 13.45 WIB. di simpang empat Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

Menurut Henri, peristiwa ini bermula dari sebuah pelanggaran lalu lintas, yakni sebuah truk dengan nomor polisi H 9704 OW, yang dikemudikan oleh Sukarno (61), warga Kelurahan Karangkidul, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, sedang dalam perjalanan dari arah Tingkir menuju Blotongan.

Saat truk tersebut tiba di simpang Kecandran, lampu lalu lintas di jalur tersebut sudah menunjukkan sinyal merah. Sayangnya, sopir truk justru memutuskan untuk menerobos lampu merah tersebut, dengan mengabaikan tanda peringatan yang jelas. Sementara itu, lampu lalu lintas dari arah Sraten ke Jetis telah menyala hijau.

Akibatnya Truk langsung menabrak Honda Beat H 2082 UI yang dikendarai oleh Bahrul Ulum, warga Desa Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

“Kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor tidak memiliki waktu untuk menghindar, Akibatnya, Bahrul menderita cedera parah di kepala. Kondisinya sangat buruk, ia kehilangan kesadaran dan harus dilarikan ke RSUD Salatiga untuk mendapatkan perawatan medis yang mendesak” ujar Henri.

BACA JUGA :

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran