URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Salatiga melantik kepengurusan baru dengan Ari Munanto dari PT SCI Salatiga sebagai Ketua periode 2024-2029 di Resto Kampoeng Banyumili, Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Rabu (20/11/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ari Munanto, Ketua Apindo Kota Salatiga 2024 – 2029

Ari Munanto, Ketua Apindo Kota Salatiga 2024 – 2029

Ari Munanto, Ketua Apindo Kota Salatiga 2024 – 2029

Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Salatiga melantik kepengurusan baru dengan Ari Munanto dari PT SCI Salatiga sebagai Ketua periode 2024-2029 di Resto Kampoeng Banyumili, Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Rabu (20/11/2024).
Foto Arief Rasika
Ketua Apindo Jateng Frans Kongi saat memasangkan PIN kepada ketua Apindo Salatiga Ari Munanto
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dewan Pimpinan Kota (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Salatiga, Jawa Tengah memiliki kepengurusan baru. Pelantikan berlangsung di Resto Kampoeng Banyumili, Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.
Ari Munanto dari PT SCI Salatiga dilantik sebagai Ketua Apindo Salatiga periode 2024-2029, Rabu (20/11/2024).

Ari mengaku, telah menyiapkan program kerja untuk kembali menggerakkan Apindo Salatiga sebagai wadah para pengusaha di Kota Salatiga. Setidaknya ada lima program yang akan dilaksanakan setelah pelantikan ini. Pertama adalah akan merekrut pengusaha yang belum masuk dalam Apindo.

“Kita juga akan melakukan Diklat dan pendidikan, yang menghadirkan dari berbagai narasumber. Tujuannya agar para anggota Apindo tidak tertinggal dengan regulasi terbaru. Karena regulasi dan perundang-undangan sangat dinamis,” kata Ari.

Program selanjutnya akan melakukan rapat koordinasi untuk melakukan penetapan upah minimum kota (UMK). Namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu keputusan petunjuk teknisnya terkait penetapan upah minimum.

“Kita juga akan melakukan advokasi dan mitigasi terhadap anggota Apindo, terutama jika ada permasalahan terkait ketenagakerjaan. Sehingga bisa menjadi tempat sharing untuk menyelesaikan permasalahan,” terang Ari.

Program kelima adalah, pada bidang sosial. Pihaknya ingin ikut berkontribusi dalam pembangunan dan kegiatan sosial masyarakat di Kota Salatiga. Sehingga Apindo tidak hanya sebagai wadah pengusaha tapi juga berperan secara langsung kepada masyarakat melalui program sosial.

Sementara itu, Ketua Apindo Jawa Tengah Frans Kongi menyambut baik kembali aktifnya Apindo Kota Salatiga. Diharapkan dengan kepengurusan baru ini bisa memberikan manfaat bagi para anggotanya. Selain itu, Franz meminta agar para pengurus baru untuk segera melakukan koordinasi dan bekerjasama dengan stakeholder Kota Salatiga.

“Jaga hubungan kerjasama dengan baik dengan buruh, dengan pemerintah, dan stakeholder Kota Salatiga,” pesan Frans.

Ketua Apindo Salatiga Ari Munanto Saat diwawancarai  Rasika

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon