KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Arus Lalu-lintas Lumpuh Akibat Banjir Bandang di Gubug Purwodadi

Arus Lalu-lintas Lumpuh Akibat Banjir Bandang di Gubug Purwodadi

Arus Lalu-lintas Lumpuh Akibat Banjir Bandang di Gubug Purwodadi

Foto: Dok.

GubugArus lalu lintas di Jalan Semarang-Purwodadi, tepatnya di Kecamatan Gubug lumpuh total, pada Selasa, 6 Februari 2024 pagi WIB, disebabkan banjir bandang setelah Sungai Tuntang, yang melintasi Gubug meluap ke jalan dan permukiman warga.

Banjir bandang ini diduga disebabkan karena tingginya curah hujan sejak Senin, 5 Februari 2024 malam di wilayah atas di Kabupaten Semarang.

Sungai Tuntang berhulu di Tuntang Kabupaten Semarang dengan hilir di Jepara dan Demak, yang melewati Gubug, Kabupaten Grobogan.

Masyarakat yang menjadi pendengar Radio Rasika sejak pagi hari telah banyak memberikan informasi kepada penyiar yang bertugas, Yudha dan Bung Jamal, tentang jalur yang terputus dan alternatif jalan yang dapat diambil. Tidak ada angkutan umum seperti bus dan truk yang lewat pada jalan tersebut.

Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, sementara area persawahan di sebelah kiri dan kanan jalan utama tidak terlihat.

Dampak dari banjir bandang ini arus lalu lintas tersendat. Kendaraan yang datang dari arah Semarang maupun Purwodadi tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Saat ini, belum ada jalur alternatif yang dapat dilintasi untuk menghindari banjir menuju kota Semarang atau sebaliknya. (hrs)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]