KABAR RASIKA

Asal Syarat Lengkap, Pasien JKN-KIS Dilayani RS dengan Cepat

Asal Syarat Lengkap, Pasien JKN-KIS Dilayani RS dengan Cepat

Asal Syarat Lengkap, Pasien JKN-KIS Dilayani RS dengan Cepat

Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – Pelayanan Pogram JKN-KIS semakin hari diakui masyarakat kiab berjalan dengan baik, termasuk pelayanan di fasilitas kesehatan. Basit (66), salah satu pasien Rumah Sakit Umum ARO Pekalongan, mengatakan bahwa pelayanan yang diberikan rumah sakit terhadap pasien pengguna fasilitas pelayanan JKN-KIS cukup memuaskan.

“Pelayanan kepada kami pasien yang menggunakan kartu JKN-KIS cukup memenuhi keinginan masyarakat pada umumnya. Secara pribadi apa yang saya dapatkan sudah di atas ekspektasi saya sendiri,” kata Basit ketika ditemui di ruang perawatan rumah sakit, Senin (18/01).

Ia menjelaskan, kelengkapan peralatan di rumah sakit tersebut sudah cukup baik. Dia pun menyarankan agar pengelola rumah sakit lebih meningkatkan kembali ruangan dan memperbesar fasilitas agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan bisa ditampung dan dilayani lebih banyak lagi.

“Pelayanan di Rumah Sakit ARO ini cukup cepat, buktinya seperti saya ini, gampang dan dipermudah. Asal persyaratan lengkap sesuai yang diajukan oleh pasien yang menggunakan kartu JKN-KIS,” ungkapnya.

Menurut Basit, perlengkapan dan persyaratan yang diminta hanya berupa Kartu JKN-KIS, KTP, KK dan surat rujukan dari Puskesmas, dan itu semua sudah disiapkan oleh Basit sebelum datang ke rumah sakit.

Sementara itu, Petugas Pemberi Informasi Dan Penanganan Pengaduan (PIPP) Rumah Sakit Umum ARO, Isnaeni Mufida mengatakan, rumah sakit tersebut terdiri dari tiga kelas rawat inap 1, 2, dan 3, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dan tambahan ruang VIP. Rumah Sakit Umum ARO adalah rumah sakit swasta yang awal ketika berdiri khusus melakukan penanganan pembedahan, akan tetapi dengan semakin berkembangnya waktu dan kebutuhan di masyarakat maka berubah menjadi rumah sakit umum tipe D.

“Rumah sakit kami akan terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan tanpa membeda-bedakan jenis pesertanya, baik masyarakat umum atau peserta JKN-KIS,” tutur Isnaeni.

Isnaeni meneruskan, pasien peserta JKN-KIS seperti Basit merupakan satu dari sekian banyak pasien yang telah ditangani dan dirawat dengan baik oleh pihak rumah sakit, Isnaeni pun mengimbau kepada peserta JKN-KIS agar mengetahui terlebih dahulu apa saja tahap prosedur yang harus dilengkapi untuk mendapatkan pelayanan JKN-KIS di rumah sakit.

”Caranya kan gampang, bisa lewat lewat Mobile JKN, BPJS Kesejatan Care Center 1500400, atau petugas kesehatan yang berwenang. Dengan syarat lengkap dan jelas mudah-mudahan pelayanan kesehatan bisa diberi secara maksimal juga,” kata Isnaeni. (ma/ey)

BACA JUGA :

Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Persoalan status tanah yang ditempati warga Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sejak 1983 belum tuntas. DPRD mendorong pemerintah daerah segera memberi kepastian, sementara Pemkab Semarang memfasilitasi opsi tukar guling. Polemik bermula dari pemindahan warga setelah banjir 1983 ke tanah bengkok kepala desa.
Aset Tanah Pojoksari 43 Tahun Tak Kunjung Jelas, DPRD Dorong Pemkab Semarang Segera Beri Kepastian
Persoalan status tanah yang ditempati warga Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sejak 1983 belum tuntas. DPRD mendorong pemerintah daerah segera memberi kepastian, sementara Pemkab Semarang...
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan digelar 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan 1.533 pelaku usaha Indonesia sebagai ekshibitor. Hingga kini, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk mencari peluang bisnis dan produk Indonesia. Kemendag menargetkan 30.000 pengunjung dan potensi transaksi mencapai USD 17,5 miliar.
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Ekshibitor Siap Buka Pasar Global
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan digelar 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan 1.533 pelaku usaha Indonesia sebagai ekshibitor. Hingga kini, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk...
Sebanyak 11 dari 13 pendaftar calon Pimpinan Baznas Kota Salatiga periode 2027–2032 dinyatakan lolos seleksi administrasi pada Kamis (24/9/2026). Mereka selanjutnya mengikuti tes pengetahuan dasar berbasis CAT dan penulisan makalah pada 6 Oktober 2026, sebelum menjalani wawancara dan pemeringkatan untuk menentukan 10 peserta yang akan diajukan kepada Baznas RI.
VinFast Tak Sekadar Jual Mobil Listrik, Tapi Tawarkan Ekosistem di GIIAS Semarang
VinFast menghadirkan VF 3, VF 6, dan VF MPV 7 di GIIAS Semarang 2026, Muladi Dome UNDIP, 30 September–4 Oktober. Selain kendaraan, VinFast menawarkan konsep Drive Worry Free yang mencakup jaminan nilai...
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan...
Lebih dari 3.000 keluarga di Jawa Tengah disebut telah menggunakan kendaraan BYD hingga September 2026. BYD melihat pertumbuhan tersebut sebagai tanda meningkatnya penerimaan kendaraan energi baru dan berencana memperluas jaringan penjualan serta layanan dari tujuh menjadi 16 lokasi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
BYD Sebut 3.000 Keluarga Jateng Gunakan Kendaraan Listrik
Lebih dari 3.000 keluarga di Jawa Tengah disebut telah menggunakan kendaraan BYD hingga September 2026. BYD melihat pertumbuhan tersebut sebagai tanda meningkatnya penerimaan kendaraan energi baru dan...
Muat Lebih

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]