URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan bazar pangan murah di PT Ungaran Sari Garments (USG), Senin (10/10/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bantu Jaga Daya Beli Karyawan, Pemkab Semarang Selenggarakan Bazar Pangan Murah di PT USG

Bantu Jaga Daya Beli Karyawan, Pemkab Semarang Selenggarakan Bazar Pangan Murah di PT USG

Bantu Jaga Daya Beli Karyawan, Pemkab Semarang Selenggarakan Bazar Pangan Murah di PT USG

featured-img

UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan bazar pangan murah di PT Ungaran Sari Garments (USG), Senin (10/10/2022). Puluhan stand berisi aneka produk pertanian berjejer rapi siap dijual kepada karyawan perusahaan tersebut.

Ditemui di sela-sela kunjungan bazar pangan murah, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan serentak di tiga lokasi, yakni PT USG yang ada di Ungaran, Congol Kecamatan Bergas, dan Pringapus.

“Harapannya, kita bisa membantu para petani kaitannya dengan hasil pertanian. Produknya kita beli dan jual kembali secara langsung dengan harga standar petani,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Ngesti, para petani bisa meraup untung karena produknya laku. Sementara bagi pembeli juga merasa terbantu sebab bisa mendapatkan barang dengan harga relatif murah.

“Kita ada program subsidi transportasi. Artinya petani tidak perlu mengeluarkan ongkos distribusi, dan pembeli bisa dapat dengan harga miring,” terangnya.

Ditambahkan Ngesti, program ini selain bertujuan menjaga daya beli di masyarakat di tengah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), juga untuk menjaga inflasi agar tidak semakin naik.

“Sementara baru di lingkungan perusahaan. Nanti di bulan November atau Desember kita adakan lagi di tempat lain dengan dana belanja tak terduga (BTT) program pangan,” urainya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari menjelaskan program yang dilakukan saat ini dimaksudkan agar produk yang dibeli masyarakat tidak terlalu naik di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

“Untuk telur dan cabai kita bantu subsidi transportasi sebesar Rp 1.500 setiap kilonya, beras Rp 500 dan sebagainya. Sehingga teman-teman karyawan di sini bisa beli produk dengan harga yang sama di tingkat produsen,” bebernya.

Ditanya terkait keberlanjutan pelaksanaan program ini, ditambahkan Dyah, setidaknya di seluruh Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah diadakan minimal tiga kali dalam satu bulan, terutama di lingkungan perusahaan dengan jumlah karyawan yang masif.

“Ini juga bagian dari respon permohonan dari federasi serikat pekerja kepada Gubernur Jateng atas kenaikan harga BBM, di mana pemerintah diminta merealisasikan bentuk perhatian kepada kaum pekerja,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara