URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Banyak Nakes Terpapar Covid-19, Penambahan Ruang Isolasi di Kabupaten Semarang Terhambat

Banyak Nakes Terpapar Covid-19, Penambahan Ruang Isolasi di Kabupaten Semarang Terhambat

Banyak Nakes Terpapar Covid-19, Penambahan Ruang Isolasi di Kabupaten Semarang Terhambat

featured-img

Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau kesiapan ruang isolasi tambahan di RSU Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, Jumat (9/7/2021). (Foto/IST)

UNGARAN – Rencana Pemkab Semarang untuk menambah ruang isolasi di rumah sakit di terkendala banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, nakes di Rumah Sakit Umum (RSU) Gondo Suwarno Ungaran yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 80 orang dari total 287 nakes yang terpapar.

Saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan penambahan ruang perawatan sekaligus mencari tambahan tenaga kesahatan. Saat ini di RSU Gondo Suwarno tersedia tujuh tempat tidur ICU dan rencananya akan ditambah delapan bed lagi.

Dari jumlah itu, empat ruangan akan diperuntukkan bagi ibu hamil yang berisiko tinggi. Sementara di RSU Gunawan Mangunkusumo Ambarawa, dari lima ruang ICU akan ditambah dua ruang sedangkan tempat tidur ruang isolasi dari 49 bed akan ditambah menjadi 78. Untuk keperluan itu tenaga kesehatan yang seharusnya ditambahkan ada 50 orang, akan tetapi baru tersedia 15 orang. Sementara pasokan oksigen yang semula 3.000 m3 akan ditingkatkan jadi 4.000 m3 per hari.

Untuk mengatasi persoalan kekurangan tenaga kesehatan, Pemerintah Kabupaten Semarang telah menjalin komunikasi dengan Universitas Ngudi Waluyo (UNW) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Semarang. Harapannya dalam waktu dekat, SDM dari kedua pihak tersebut bisa memenuhi kebutuhan nakes di Kabupaten Semarang. (win)

BACA JUGA :

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga