URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Banjir bandang terjadi di Desa Sinomwidodo Kecamatan Tambakromo dan Desa Gunungpanti Kecamatan Winong Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Rabu (30/11/2022). Akibat dari bencana alam itu, satu orang meninggal dunia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bencana Banjir Bandang di Pati, Satu Orang Meninggal Dunia

Bencana Banjir Bandang di Pati, Satu Orang Meninggal Dunia

Bencana Banjir Bandang di Pati, Satu Orang Meninggal Dunia

featured-img

RASIKAFM.COM | PATI – Banjir bandang terjadi di Desa Sinomwidodo Kecamatan Tambakromo dan Desa Gunungpanti Kecamatan Winong Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Rabu (30/11/2022). Akibat dari bencana alam itu, satu orang meninggal dunia.

Korban bernama Sumirah warga Dusun Krajan RT 2 RW 2, Desa Sinomwidodo. Wanita berusia 66 tahun itu meninggal dunia karena tak bisa menyelamatkan diri lantaran sakit.

“Informasinya korban syok karena banjir, kebetulan korban memiliki riwayat sakit dan tidak bisa menyelamatkan diri ketika banjir datang,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto saat dikonfirmasi, Kamis (1/12/2022).

Heru menambahkan, selain mengevakuasi korban meninggal, pihaknya juga menyelamatkan ratusan orang yang terjebak banjir. Sejumlah warga kini mengungsi di Masjid yang tidak terdampak banjir.

“82 orang warga Desa Gunungpanti Kacamatan Winong diungsikan ke Masjid Desa gunungpanti,” terangnya.

Disisi lain, Heru menerangkan, bencana banjir ini terjadi karena di wilayah tersebut terjadi hujan dengan intensitas yang sangat tinggi. Turunnya hujan yang berangsung dalam waktu lama itu membuat banjir dengan ketinggian mencapai kurang lebib 2 meter.

“Sekitar pukul 16.00 WIB 2 wilayah Kecamatan Tambakromo dan Winong diguyur hujan deres mengakibatkan banjir bandang. Warga butuh tempat untuk menyelamatkan diri,” bebernya.

Mendapat informasi tersebut, kemudian Basarnas pos SAR Jepara dan Unit Siaga Rembang pada Rabu (30/11) pukul 22.15 WIB tiba di lokasi. Setelah sampai, kemudian berkoordinasi dengan potensi SAR yang sudah berada dilokasi dilanjutkan assesment dan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir.

“Saat ini debit air sudah berangsur surut dan kondisi aman terkendali,” imbuhnya.

Aparat gabungan TNI-Polri masih bersiaga di lokasi kejadian untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang. Pihak BPBD juga turun di lokasi kejadian untuk koordinasi penanganan banjir bandang tersebut.

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan

BACA JUGA :

Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Sebanyak 12 gunungan hasil bumi dikirab warga RW 04 Kelurahan Tegalrejo, Kota Salatiga, dalam tradisi Grebeg Malam 1 Sura menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H. Kegiatan yang digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan ini diisi doa bersama dan kirab gunungan yang melambangkan harapan akan kesehatan, keberkahan, kelimpahan rezeki, serta kerukunan bagi masyarakat.
Arak Gunungan, Warga Tegalrejo Salatiga Berharap dapat Berkah
DPRD Kabupaten Semarang menindaklanjuti keluhan warga Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, terkait kerusakan jalan akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C. Setelah inspeksi lapangan pada 16 Juni 2026, DPRD menemukan kerusakan cukup parah serta pelanggaran operasional truk, dan meminta perusahaan segera memperbaiki jalan atau berisiko menghadapi rekomendasi peninjauan ulang izin.
Jalan Desa Tlompakan Tuntang Rusak Dihajar Truk Tambang, DPRD Ultimatum Perusahaan
Sebanyak 11.800 peserta dari sekolah, madrasah, pondok pesantren, dan organisasi masyarakat memeriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026). Kegiatan yang disambut Wali Kota Salatiga Robby Hernawan ini digelar untuk memperkuat syiar Islam, kebersamaan, dan toleransi melalui pawai dengan beragam atribut, kendaraan hias, serta penampilan seni Islami yang menyedot antusiasme warga.
Ribuan Peserta Meriahkan Pawai Taaruf Tahun Baru Islam di Salatiga
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.339.560 tabung di Jawa Tengah dan DIY pada 16 Juni 2026 untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran tambahan melalui skema fakultatif ini dilakukan guna menjaga ketersediaan stok dan memastikan masyarakat tetap mudah memperoleh LPG selama masa libur nasional.
Takut Langka Saat Libur? Pertamina Siapkan Tambahan 1,3 Juta Tabung LPG 3 Kg

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab