URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rencana pembangunan Exit Tol Patimura memasuki tahap lelang kontraktor. Proyek ini dibahas oleh Robby Hernawan bersama PT Trans Marga Jateng di Salatiga melalui audiensi di ruang kerja wali kota. Pertemuan berlangsung awal Maret 2026 untuk mempercepat akses dan mobilitas, dengan penandatanganan kontrak direncanakan setelah Lebaran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kabar Gembira! Exit Tol Patimura Salatiga Habis Lebaran akan Dikerjakan

Kabar Gembira! Exit Tol Patimura Salatiga Habis Lebaran akan Dikerjakan

Kabar Gembira! Exit Tol Patimura Salatiga Habis Lebaran akan Dikerjakan

Rapat koordinasi rencana pembangunan exit tol Patimura Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hal ini terungkap saat Wali Kota menerima audiensi dengan PT. Trans Marga Jateng (TMJ) terkait Koordinasi Rencana Pelaksanaan Pembangunan Exit Tol Patimura. Dilaksanakan di Ruang Kerja Wali Kota, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama TMJ dan jajaran serta diikuti oleh Pj. Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Direktur Utama TMJ, Prajudi, menjelaskan terkait pembangunan Exit Tol Patimura sudah berjalan hingga proses pengumuman lelang kontraktor. Pihaknya juga masih menunggu kejelasan dari Pemerintah Pusat dan pihak terkait mengenai status kebebasan tanah yang nantinya digunakan untuk pelebaran jalan Exit Tol Tingkir.

“Alhamdulillah untuk rencana pembangunan ini prosesnya sekarang sudah lelang dan sudah ada pengumumannya terkait calon kontraktornya. Hanya saja untuk penandatanganannya memang akan kami laksanakan setelah lebaran, karena pada saat arus mudik kita tidak boleh ada pekerjaan di jalur. Insyaallah mungkin 1 April sudah penandatanganan kontrak.” Ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyambut baik akan dibangunnya Exit Tol Patimura yang sudah direncanakan sejak tahun 2023 yang lalu.

“Ini memang yang saya tunggu tentang kejelasan khususnya untuk exit tol Tamansari atau Patimura ini Alhamdulillah sudah ada progres nanti tanggal 1 April Insyaallah sudah penandatanganan MoU dengan kontraktor, mudah-mudahan diberikan kelancaran. Untuk jalan alternatif saat pembangunan juga sudah disiapkan Pemerintah Kota.” Kata Robby.

Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan komitmen bersama antara Pemerintah Kota dan PT. Trans Marga Jateng dalam merealisasikan pembangunan Exit Tol Patimura. Diharapkan seluruh tahapan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam hal kemudahan akses, peningkatan aktivitas ekonomi, maupun kenyamanan mobilitas warga di Kota Salatiga.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved