URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pedagang UMKM meraih omzet tinggi di Pasar Ramadan Jalan Langensuko, Kota Salatiga, Jumat (27/2/2026). Salah satunya Triyono, pemilik Pisang Goreng Juara. Ramainya pengunjung menjelang berbuka puasa membuat penjualan meningkat. Ia mampu menjual puluhan sisir pisang hanya dalam beberapa jam berkat antusiasme masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berkah Ramadan, Penjual Takjil di Salatiga Raup Omzet Rp2 Juta dalam 3 Jam

Berkah Ramadan, Penjual Takjil di Salatiga Raup Omzet Rp2 Juta dalam 3 Jam

Berkah Ramadan, Penjual Takjil di Salatiga Raup Omzet Rp2 Juta dalam 3 Jam

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Triyono, Pemilik usaha pisang Juara, terlihat sedang menggoreng pisang untuk dijajakan dalam Pasar Ramadan di Jalan Langensuko, Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Sore itu, Jumat (27/2/2026) kurang dari tiga jam menjelang magrib, Jalan Langensuko, Kota Salatiga, sudah ramai. Aroma gorengan, aneka kue, dan hidangan khas Ramadan bercampur dengan suara tawar-menawar pembeli. Kawasan Pasar Ramadan ini pun menjadi ajang berburu takjil sekaligus berkah bagi para pedagang, termasuk Triyono, pemilik outlet Pisang Goreng Juara, yang berhasil meraup omzet Rp2 juta hanya dari berjualan di event ini.

Triyono mengaku setiap harinya berhasil mengantongi omzet hingga Rp2 juta hanya dengan berjualan di Pasar Ramadan. Penjualan tahun ini pun meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Kalau tahun ini Alhamdulillah penjualan meningkat. Karena ini tahun ke dua Pasar Ramadan Salatiga seperti ini. Jadi antusiasme masyarakat juga lebih banyak,” ungkap Triyono.

Jika cuaca cerah, stand miliknya bisa menghabiskan dua tunduk pisang atau 30 sisir pisang dalam sehari. Namun saat hujan, penjualan menurun signifikan.

“Kalau hari ini cuacanya cukup bagus. Ini sudah habis 2 tundun pisang dalam waktu kurang dari 3 jam. Karena ini event Ramadan sih jadi cepat habis,” bebernya.

Pisang goreng yang dijual Triyono dibanderol mulai paket Rp10.000 hingga Rp25.000. Selain berjualan di Pasar Ramadan, ia tetap melayani outlet di beberapa titik Kota Salatiga pada hari biasa.

Salah seorang pengunjung, Wahyu Budi Utomo, menilai Pasar Ramadan Salatiga Creative Fest sangat menarik. Banyak pelaku UMKM yang ikut berjualan sehingga variasi kuliner cukup beragam. Lokasinya pun strategis, mudah dijangkau, dan berada di tengah kota.

“Ini sangat menarik ya. Banyak sekali kuliner yang dijajakan. Selain itu, lokasi juga strategis dan mudah diakses, karena berada di tengah kota juga,” ujarnya.

Wahyu berharap pasar Ramadan seperti ini kembali digelar tiap tahun. Selain mendorong ekonomi masyarakat, warga juga lebih mudah mencari takjil maupun menu berbuka puasa.

“Ini tadi datang sama istri, habis pulang kerja langsung ke sini, cari takjil sekalian cari makanan berat untuk buka puasa,” kata Wahyu.

Caption
Aktifitas penjualan aneka makanan Jelang berbuka puasa dikawasan Langensuko Salatiga
Foto dok IST

BACA JUGA :

Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum