KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berkah Ramadan, Penjual Takjil di Salatiga Raup Omzet Rp2 Juta dalam 3 Jam

Berkah Ramadan, Penjual Takjil di Salatiga Raup Omzet Rp2 Juta dalam 3 Jam

Berkah Ramadan, Penjual Takjil di Salatiga Raup Omzet Rp2 Juta dalam 3 Jam

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Triyono, Pemilik usaha pisang Juara, terlihat sedang menggoreng pisang untuk dijajakan dalam Pasar Ramadan di Jalan Langensuko, Kota Salatiga, Jawa Tengah.

Sore itu, Jumat (27/2/2026) kurang dari tiga jam menjelang magrib, Jalan Langensuko, Kota Salatiga, sudah ramai. Aroma gorengan, aneka kue, dan hidangan khas Ramadan bercampur dengan suara tawar-menawar pembeli. Kawasan Pasar Ramadan ini pun menjadi ajang berburu takjil sekaligus berkah bagi para pedagang, termasuk Triyono, pemilik outlet Pisang Goreng Juara, yang berhasil meraup omzet Rp2 juta hanya dari berjualan di event ini.

Triyono mengaku setiap harinya berhasil mengantongi omzet hingga Rp2 juta hanya dengan berjualan di Pasar Ramadan. Penjualan tahun ini pun meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Kalau tahun ini Alhamdulillah penjualan meningkat. Karena ini tahun ke dua Pasar Ramadan Salatiga seperti ini. Jadi antusiasme masyarakat juga lebih banyak,” ungkap Triyono.

Jika cuaca cerah, stand miliknya bisa menghabiskan dua tunduk pisang atau 30 sisir pisang dalam sehari. Namun saat hujan, penjualan menurun signifikan.

“Kalau hari ini cuacanya cukup bagus. Ini sudah habis 2 tundun pisang dalam waktu kurang dari 3 jam. Karena ini event Ramadan sih jadi cepat habis,” bebernya.

Pisang goreng yang dijual Triyono dibanderol mulai paket Rp10.000 hingga Rp25.000. Selain berjualan di Pasar Ramadan, ia tetap melayani outlet di beberapa titik Kota Salatiga pada hari biasa.

Salah seorang pengunjung, Wahyu Budi Utomo, menilai Pasar Ramadan Salatiga Creative Fest sangat menarik. Banyak pelaku UMKM yang ikut berjualan sehingga variasi kuliner cukup beragam. Lokasinya pun strategis, mudah dijangkau, dan berada di tengah kota.

“Ini sangat menarik ya. Banyak sekali kuliner yang dijajakan. Selain itu, lokasi juga strategis dan mudah diakses, karena berada di tengah kota juga,” ujarnya.

Wahyu berharap pasar Ramadan seperti ini kembali digelar tiap tahun. Selain mendorong ekonomi masyarakat, warga juga lebih mudah mencari takjil maupun menu berbuka puasa.

“Ini tadi datang sama istri, habis pulang kerja langsung ke sini, cari takjil sekalian cari makanan berat untuk buka puasa,” kata Wahyu.

Caption
Aktifitas penjualan aneka makanan Jelang berbuka puasa dikawasan Langensuko Salatiga
Foto dok IST

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]