URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi turut berpartisipasi pada gerakan belanja di Pasar Johar yang digagasnya sendiri dan membeli pada hampir semua tempat yang disinggahinya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berkunjung Ke Pasar Johar, Hendi Ikut Larisi Dagangan

Berkunjung Ke Pasar Johar, Hendi Ikut Larisi Dagangan

Berkunjung Ke Pasar Johar, Hendi Ikut Larisi Dagangan

featured-img

Senin (1/11), Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi turut berpartisipasi pada gerakan belanja di Pasar Johar yang digagasnya sendiri. Tak tanggung – tanggung, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu tampak terlihat membeli pada hampir semua tempat yang disinggahinya.

Adapun selain berbelanja, dalam kesempatan tersebut dirinya juga berdialog dengan sejumlah pedagang pasar Johar yang telah berjualan, untuk meminta masukan.

Wali Kota Semarang itu sendiri tak menampik bahwa masih dibutuhkan sejumlah penyempurnaan agar ativitas di Pasar Johar dapat maksimal. Salah satunya dia menyoroti terkait masih tertutupnya beberapa akses oleh seng, yang semula digunakan untuk kepentingan kegiatan pembangunan.

Untuk itu dirinya pun meminta agar jajarannya di Pemerintah Kota Semarang segera melepas pembatas yang masih ada, sehingga baik masyarakat maupun pedagang dapat lebih mudah dalam beraktivitas.

“Hari ini saya mengecek kawan – kawan yang sudah mulai berjualan di sini, untuk memastikan sudah ada yang beli atau belum. Memang masih jauh dari harapan, karena itu kita akan coba terus dorong agar masyarakat bisa kembali berkunjung ke sini,” tutur Hendi.

“Termasuk upayanya juga kita akan buka akses – akses yang masih tertutup oleh material bekas pengerjaan pembangunan, supaya masyarakat lebih mudah ke sini,” tekan Hendi.

Sementara itu Hendi sendiri mengungkapkan pentingnya aktivitas di Pasar Johar bisa mulai berjalan dengan penyempurnaan yang terus dilakukan. Wali Kota Semarang tersebut pun menegaskan terbuka terhadap segala masukan yang diberikan, baik oleh pedagang, maupun masyarakat yang telah berkunjung ke Pasar Johar.

Untuk itulah dirinya berharap dengan aktivitas yang mulai berjalan, akan ada banyak masukan yang disampaikan kepadanya.

“Seperti hari ini, sedulur – sedulur pedagang mengatakan di bagian ini panas sehingga butuh peneduh, atau misalnya juga terkait seng yang masih menutupi, atau adanya material – material sisa proyek yang masih belum dibersihkan. Semuanya kami upayakan segera ada tindak lanjutnya,” pungkas Hendi.

“Tapi kalau aktivitasnya tidak berjalan, tentu kita tidak tahu mana yang harus masih diupayakan. Jadi saya berterima kasih kepada pedagang yang sudah berjalan, maupun masyarakat yang sudah berkunjung ke Pasar Johar,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara