URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi berharap Petugas Keamanan dan Kebersihan Pasar diajak piknik. Harapan disampaikan saat memberikan arahan pada kegiatan Pembinaan Petugas Kebersihan dan Keamanan UPTD Pasar Kelas A dan UPTD Pasar Kelas B, oleh Dinas Perdagangan Kota Salatiga, belum lama ini.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Biar Fresh dan Tambah Semangat, Petugas Keamanan dan Kebersihan Pasar di Salatiga Perlu Piknik

Biar Fresh dan Tambah Semangat, Petugas Keamanan dan Kebersihan Pasar di Salatiga Perlu Piknik

Biar Fresh dan Tambah Semangat, Petugas Keamanan dan Kebersihan Pasar di Salatiga Perlu Piknik

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA  – Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi berharap Petugas Keamanan dan Kebersihan Pasar diajak piknik. Harapan disampaikan saat memberikan arahan pada kegiatan Pembinaan Petugas Kebersihan dan Keamanan UPTD Pasar Kelas A dan UPTD Pasar Kelas B, oleh Dinas Perdagangan Kota Salatiga, belum lama ini.

Moment arahan tersebut lebih banyak digunakan Penjabat Wali Kota untuk bercengkrama dan mendengarkan keluhan atau kekurangan sarana para petugas. Muhadi salah seorang petugas keamanan Pasar Blauran, menyampaikan beratnya saat masuk malam dan hujan karena lingkungan menjadi becek.

“Saya usul untuk memudahkan pemantauan keamanan agar dipasang cctv dan dihubungkan dengan pos jaga. Kami juga berharap adanya seragam yang memadai dan membedakan orang biasa dengan petugas keamanan. Selain itu tempat rebahan agar diberikan sarana agar tidak beralas kardus nanti malah paru-paru basah,” ungkap pria ini.

Penjabat Wali Kota berharap keluhan dan masukan tersebut untuk ditindaklanjuti oleh dinas. “Tolong dipikirkan dan dikomunikasikan keluhan teman-teman terkait potensi kejahatan yang tidak diinginkan. Saya usulkan petugas diajak piknik biar fresh dan tambah semangat,” tanggapan Sinoeng yang disambut tepuk tangan.

Budi Ekodoyo petugas kebersihan di Pasar Raya 1 juga menyampaikan tidak enaknya tugas saat hujan. “Tidak kalau hujan tugas menyapu tetap harus berangkat, meski sudah diberikan mantel hujan tapi tetap berat. Kalau pas tidak enak badan mencari pengganti susah, bahkan saya pernah meminta bantuan istri saat bertugas agar cepat selesai dan bisa istirahat, karena lemas saat sakit,” tutur Budi

“Komunikasi dengan koordinator petugas agar bisa menggantikan, bisa jadi yang menggantikan diberi uang lembur. Utamakan istirahat di rumah biar cepat sehat kembali kalau sedang sakit. Dan beban kerja jangan dibagi dengan orang rumah, istri jangan diajak menyapu, kalau ikut sakit juga malah kacau nanti.

Soal kekurangan tadi kami akan pikirkan bersama, terkait pos keamanan dan cctv. Pak Aji orangnya komunikatif maka segala sesuatu tolong dikomunikasikan saja. Yang penting jaga kesehatan, secara bertahap saja untuk tidak lanjutnya masukkan tadi,” ungkap Sinoeng.

 

 

BACA JUGA :

Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga