URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Peringati Hari Tari Sedunia, komunitas tari Salatiga menggelar aksi menari di Alun-alun Kota Salatiga. Ratusan warga menari tarian Wanara bergaya klasik Yogyakarta dengan kolaborasi etnis-etnis di Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Car Free Day Pasca Lebaran, Ratusan Orang Asik Flashmob Tari Wanoro di Pansi Salatiga

Car Free Day Pasca Lebaran, Ratusan Orang Asik Flashmob Tari Wanoro di Pansi Salatiga

Car Free Day Pasca Lebaran, Ratusan Orang Asik Flashmob Tari Wanoro di Pansi Salatiga

Suasana saat CFD di Pansi Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG -Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia, sekaligus memeriahkan CFD di Salatiga diisi Ratusan Warga Tarian Wanara Gaya Klasik Yogyakarta.

Warga yang tergabung dalam komunitas tari Salatiga menggelar aksi menari di Alun-alun Kota Salatiga, Minggu (30/4/2023).

Aksi menari diikuti mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Sontak aksi menari menjadi perhatian ratusan masyarakat diacara car free day (CFD).

Tarian wanara yang bergaya gerakan dari tarian klasik gaya Yogyakarta dan dikolaborasikan dengan etnis-etnis yang ada di Salatiga, diharapkan dapat bersama-sama untuk mengangkat nama Kota Salatiga sebagai Kota Tertoleran.

Salah satu Penari, Maharsi Yordan mengaku senang ikut dalam aksi menari untuk memperingati hari tari sedunia ini, sehingga dapat meningkatkan bakat dalam menari.

“Senang apalagi kegiatan ini juga daoat meningkatkan bakat dalam menari, dan juga tari tradisional ini merupakan tarian yang saya sukai,” kata Yordan.

Yordan mengatakan jika untuk mengikuti aksi menari ini membutuhkan waktu belajar untuk menari kurang lebih satu bulan.

Ketua Dewan Kesenian Salatiga (DKS), Wido Murwardi mengatakan bahwa dalam aksi tari ini pihaknya menggandeng puluhan komunitas tari yang ada di kota Salatiga dengan menari bergaya Wanara gaya Yogyakarta

Pantauan wartawan, Tak hanya hadir, Sinoeng beserta Kepala OPD juga turut menari dalam flashmob Tari Wanoro yang digelar dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia.

“Kegayengan kehidupan Kota Salatiga akan terus kita rawat dan kita sediakan ruang untuk membangun kebersamaan dan menjaga segalanya. Harapan dan cita-cita para pendahulu, para sesepuh selalu mengatakan bahwa Kota Salatiga selalu menjadi kota yang loveable dan liveable. Dan hari ini, kita bersama-sama menjaga itu. Masih ada event-event di Kota Salatiga yang akan diisi dengan beberapa kegiatan ekspresi dari potensi seniman, seniwati dan budayawan di Kota Salatiga,” terang Sinoeng.

Ratusan orang nampak flasmob Tari Wanoro

BACA JUGA :

Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?