URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Semarang mengalami peningkatan signifikan menjelang H-4 Lebaran 2024, terutama kendaraan berplat luar kota khususnya dari Jabodetabek. Pantauan di rest area KM 429A Ungaran pada Sabtu (6/4/2024) menunjukkan adanya antrian kendaraan tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Penumpukan Arus Kendaraan di Rest Area, Polres Semarang Siagakan Tim Urai

Cegah Penumpukan Arus Kendaraan di Rest Area, Polres Semarang Siagakan Tim Urai

Cegah Penumpukan Arus Kendaraan di Rest Area, Polres Semarang Siagakan Tim Urai

Antrian kendaraan plat Jabodetabek yang hendak masuk ke rest area KM 429A Ungaran, Sabtu (6/4/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Memasuki H-4 Lebaran 2024, volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kabupaten Semarang mulai mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan pantauan Rasika di rest area KM 429A Ungaran pada Sabtu (6/4/2024), tampak antrian kendaraan berplat luar kota terutama Jabodetabek yang hendak masuk ke rest area ini.

Menurut penuturan Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra, secara umum intensitas kendaraan para pemudik mulai meningkat dibandingkan hari kemarin. Meski demikian, secara umum belum terjadi ketersendatan hingga mengakibatkan kemacetan yang parah.

“Biasanya kalau ada sedikit ketersendatan di rest area adalah masuk waktu salat, makan, serta mau isi bahan bakar,” ungkap Oka saat pengecekan pos pengamanan bersama jajaran forkopimda di rest area KM 429A Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (6/4/2024).

Sebagai langkah antisipasi adanya ketersendatan itu, pihaknya telah melakukan penataan alur kendaraan di rest area dengan dibuat sedemikian rupa agar arus kendaraan tidak terlalu menumpuk dan tetap mengalir.

“Kita juga siapkan tim urai yang standby di depan rest area. Kalau di dalam terlalu penuh, tim urai akan mengarahkan ke rest area berikutnya, misalnya ke KM 439A dan 456A dan B, di sana sudah dilengkapi SPBU,” imbuhnya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan, Pemkab Semarang berkolaborasi dengan instansi terkait berkomitmen mendukung kelancaran arus mudik. Di antaranya dengan mengarahkan pemudik untuk keluar tol terlebih dahulu jika rest area sudah penuh.

“Karena tidak terlalu jauh dari tol ada rumah makan dan SPBU, jadi tidak terlalu berdesakan di rest area,” urainya.

Orang nomor satu di Kabupaten Semarang ini berharap musim mudik kali ini dapat berjalan dengan lancar. “Yang penting sehat, hati-hati dan selamat sampai tujuan,” harapnya. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved