[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"kami berharap dengan pembagian masker ini akan menekan persebaran korona, namun kami juga meminta agar mahasiswa ketat jalankan Prokes dengan tetap memakai masker dimanapun berada" ujar Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Penyebaran Covid, Polres Salatiga Bagikan Masker Kepada Mahasiswa STT Barea

Cegah Penyebaran Covid, Polres Salatiga Bagikan Masker Kepada Mahasiswa STT Barea

Cegah Penyebaran Covid, Polres Salatiga Bagikan Masker Kepada Mahasiswa STT Barea

Polsek Sidorejo, Polres Salatiga Rabu 16.2.22 memberikan bantuan ratusan masker kepada para mahasiswa STT Berea. Bantuan diberikan guna mencegah penyebaran virus korona.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana melalui Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto mengatakan pemberian masker ini sebagai upaya menekan penyebaran virus Korona, “kami berharap dengan pembagian masker ini akan menekan persebaran korona, namun kami juga meminta agar mahasiswa ketat jalankan Prokes dengan tetap memakai masker dimanapun berada” ujar Kapolsek

Dalam kesempatan itu kapolsek menyerahkan langsung bantuan masker yang diterima kepala STT Endah Kristiani bersama Felicia, staf sekolah
“Kami harapkan mahasiswa dan semua yang ada di STT bisa memperketat prokes. Yang masih sehat terus memakai masker,” tambah Tri.

Dari data yang ada di sekolah dengan sistem asrama tersebut terdiri dari 54 mahasiswa dan 11 pengajar. Enam diantaranya sudah dinyatakan terpapar korona. Sementara 32 mahasiswa lain bergejala dan hingga kini masih dikarantina.

Endah menjelaskan, awalnya satu pengajar bergejala flu. Setelah dilakukan swab, hasilnya positif. Kontak erat kemudian di tracing dan ditemukan total enam yang positif.

Kapolsek Sidorejo AKP Tri Widaryanto saat diwawancarai Rasika

“Ada banyak yang bergejala dan langsung kira isolasi di lantai dua dan tiga. Total 32 mahasiswa,” jelas Endah. Pihaknya menambahkan Rata rata mereka bergejala batuk, pilek, dan agak demam. Ia mengaku tidak mengetahui asal virus. Karena seluruh mahasiswa dan dosen tinggal disatu lokasi.

Sementara itu Pihak puskesmas Sidorejo Lor terus memantau kasus ini. “Sudah dilakukan swab kepada kontak erat dengan jumlah 32 orang. Namun penanganan sudah bagus dengan adanya ruang terpisah bagi yang bergejala,” jelas dokter Nunung dari Puskesmas Sidorejo Lor.(rief)

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana