URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam dua hari terakhir, Kota Salatiga dan sekitarnya diguyur angin kencang, yang melanda setiap waktu, baik pagi, siang, maupun malam. Dampak dari angin kencang ini adalah tumbangnya 31 pohon di berbagai wilayah Kota Salatiga pada Sabtu (20/1/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dalam Semalam BPBD Salatiga Terima Puluhan Laporan Kejadian Pohon Tumbang

Dalam Semalam BPBD Salatiga Terima Puluhan Laporan Kejadian Pohon Tumbang

Dalam Semalam BPBD Salatiga Terima Puluhan Laporan Kejadian Pohon Tumbang

Dalam dua hari terakhir, Kota Salatiga dan sekitarnya diguyur angin kencang, yang melanda setiap waktu, baik pagi, siang, maupun malam. Dampak dari angin kencang ini adalah tumbangnya 31 pohon di berbagai wilayah Kota Salatiga pada Sabtu (20/1/2024).
Foto dok IST
Pohon tumbang didepan hotel Laras Asri Salatiga pada jumat 19 januari 2024 sore sempat memacetkan arus Lalin
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dua hari terakhir ini wilayah Kota Salatiga dan sekitarnya diterjang angin kencang. Angin kencang yang melanda Salatiga ini terjadi dalam dua hari penuh, baik pagi, siang, dan malam. Akibatnya, sebanyak 31 pohon tumbang di sejumlah wilayah Kota Salatiga Sabtu (20/1/2024).

Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar menyebut, selama dua hari terakhir ini ada 31 pohon tumbang. Pihaknya bersama pihak terkait setiap hari harus berjibaku dengan adanya laporan dari masyarakat adanya pohon tumbang.

“Kami mengerahkan 25 personil, dibantu Polri-TNI, DLH, PLN, PMI, Tagana, Relawan kelurahan, dan DAMKAR,” terang Roy Sabtu (20/1/2024).

Dikatakan, pada Jumat (19/1/2024) tercatat ada 25 kejadian pohon tumbang. Sementara Sabtu (20/1/2024) ini terjadi 6 kejadian pohon tumbang. Pohon tumbang tersebut terjadi di dekat pemukiman warga dan jalan raya. Seperti Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga dan Jalan Jenderal Soedirman Salatiga.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang yang terjadi,” ungkap Roy.

Roy mengimbau untuk masyarakat agar lebih hati-hati saat berada di rumah maupun di luar rumah. Selain itu, ia juga meminta agar warga menghindari berada di dekat pohon yang berpotensi tumbang.

“Dari informasi BMKG angin masih kemungkinan terjadi sampai tanggal 24 Januari 2024, untuk itu masyarakat dihimbau untuk berhati-hati dan menghindari pohon yang berpotensi tumbang,” tandas Roy.

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved