URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Meski harga emas dunia melonjak tajam, inflasi Jawa Tengah pada Oktober 2025 tetap terkendali di 0,40% (mtm) dan 2,86% (yoy). BPS mencatat inflasi tertinggi di Kota Surakarta. Kenaikan harga emas, ayam, dan telur menjadi pendorong utama. TPID dan BI terus memperkuat koordinasi pengendalian inflasi daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Di Tengah Kenaikan Harga Emas Dunia, Inflasi Jawa Tengah Tetap Terkendali di 2,86%

Di Tengah Kenaikan Harga Emas Dunia, Inflasi Jawa Tengah Tetap Terkendali di 2,86%

Di Tengah Kenaikan Harga Emas Dunia, Inflasi Jawa Tengah Tetap Terkendali di 2,86%

Foto: Dokumen
Foto: Dokumen
featured-img

Semarang – Meski harga emas dunia melesat tajam, laju inflasi di Provinsi Jawa Tengah pada Oktober 2025 masih terjaga dalam rentang sasaran 2,5±1%. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan (mtm) Jawa Tengah sebesar 0,40%, meningkat dibanding September (0,21%) dan sedikit lebih tinggi dari inflasi nasional (0,28%).

Secara tahunan (yoy), inflasi Jawa Tengah mencapai 2,86%, sejalan dengan angka inflasi nasional yang juga berada di level yang sama.

Kota Surakarta Catat Inflasi Tertinggi

Seluruh kota pantauan di Jawa Tengah mengalami inflasi pada Oktober. Kota Surakarta mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,49% (mtm), disusul Semarang dan Tegal. Adapun inflasi terendah terjadi di Cilacap dan Purwokerto, masing-masing sebesar 0,33% (mtm).

Harga Emas Pendorong Utama Inflasi

Kenaikan inflasi terutama dipicu oleh kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya (andil 0,21%), khususnya akibat naiknya harga emas perhiasan yang memberi andil 0,19%.
Lonjakan harga emas ini tidak lepas dari tren global. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada Oktober 2025 meningkat 19,98% dibanding bulan sebelumnya dan melonjak 60,66% dibanding tahun lalu, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high). Kenaikan ini dipengaruhi tingginya ketidakpastian ekonomi global.

Kenaikan Harga Ayam dan Telur Ikut Menyumbang

Selain emas, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau juga menjadi penyumbang inflasi. Harga telur ayam ras dan daging ayam ras meningkat seiring tingginya permintaan masyarakat, salah satunya karena pelaksanaan program MBG.

Sementara itu, cabai merah mengalami kenaikan harga akibat berakhirnya masa panen raya. Sebaliknya, bawang merah justru menahan laju inflasi karena masih dalam masa panen di beberapa sentra, seperti Kabupaten Brebes.

Sektor Transportasi Alami Kenaikan Ringan

Kelompok Transportasi turut memberi andil kecil terhadap inflasi (0,02%), dipicu normalisasi tarif kereta api setelah berakhirnya promo diskon 20% dan flash sale tiket hingga Rp80.000 pada 28 September 2025, dalam rangka HUT ke-80 PT KAI.

Koordinasi Pengendalian Inflasi Terus Diperkuat

Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi program pengendalian inflasi. Upaya tersebut difokuskan pada menjaga pasokan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok, agar inflasi tetap stabil di kisaran target 2,5±1%

BACA JUGA :

Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal berorientasi ekspor dan berkelanjutan.
KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing
Bank Indonesia memperkuat sistem pembayaran digital nasional melalui pengembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan perluasan QRIS. Hingga Juni 2026, pengguna QRIS mencapai 65,77 juta orang dengan 44,86 juta merchant, yang 96,68 persen di antaranya merupakan UMKM. Sepanjang semester I-2026, transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar dengan nilai Rp1,12 kuadriliun.
Kartu Kredit Indonesia Hadir, Perkuat Ekosistem Keuangan Digital Nasional
Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis...
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya...
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan...
Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal berorientasi ekspor dan berkelanjutan.
KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing
Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 24 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu 24,4°C, kelembapan 88%, dan angin tenggara 5 km/jam. Kondisi kemarau juga meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
24 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Waspadai Kebakaran Lahan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 24 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.30 WIB mencatat...

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara