URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Jawa Tengah mengalami inflasi sebesar 0,23 persen secara bulanan pada Mei 2026 setelah sebelumnya mencatat deflasi. Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, hingga telepon seluler menjadi pemicu utama inflasi akibat cuaca ekstrem, gangguan produksi, peningkatan permintaan menjelang Iduladha, serta kenaikan biaya bahan baku dan energi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%

Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%

Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Featured Image

Secara bulanan, Provinsi Jawa Tengah pada Mei 2026 mengalami inflasi sebesar 0,23% (mtm) setelah pada bulan sebelumnya deflasi sebesar 0,03% (mtm). Inflasi Jawa Tengah pada Mei 2026 lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 0,28% (mtm).

Inflasi pada periode laporan terutama dipengaruhi oleh peningkatan harga pada Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau (andil: 0,07%; mtm). Komoditas penyumbang inflasi pada kelompok tersebut antara lain cabai merah, bawang merah, dan cabai rawit seiring dengan penurunan produktivitas akibat perubahan cuaca ekstrim, serangan organisme pengganggu tumbuhan, dan kekeringan yang terjadi di sejumlah sentra produksi seperti Temanggung untuk cabai, serta Pati dan Demak untuk bawang merah. Selain itu, terjadi peningkatan permintaan menjelang HBKN iduladha dan musim hajatan.

Lebih lanjut, komoditas minyak goreng mengalami kenaikan harga seiring dengan keterbatasan pasokan dan peningkatan biaya produksi akibat harga bahan pendukung (plastik kemasan) yang meningkat. Di sisi lain, beberapa komoditas memberikan andil deflasi dan menahan inflasi Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau lebih lanjut, yaitu komoditas telur ayam ras dan daging ayam ras seiring dengan pasokan yang melimpah di tingkat peternak.

Kemudian, inflasi juga disumbang oleh Kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan (andil: 0,06%;mtm). Komoditas telepon seluler kembali mengalami inflasi seiring dengan kenaikan harga komponen elektronik seperti chipset dan memory akibat keterbatasan pasokan yang dipengaruhi oleh peningkatan permintaan untuk kebutuhan industri kecerdasan buatan. Lebih lanjut, inflasi juga disumbang oleh Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga seiring dengan penyesuaian harga Liquid Petrolium Gas (LPG) non subsidi pada minggu ketiga April 2026 seiring dengan pergerakan harga di pasar internasional. Dampak penyesuaian harga tersebut masih berlanjut pada level harga konsumen hingga Mei 2026.

Inflasi yang lebih tinggi tertahan oleh deflasi pada Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya (andil: -0,05%; mtm). Deflasi pada kelompok tersebut terutama didorong oleh komoditas emas perhiasan seiring dengan tren koreksi harga emas global dalam beberapa bulan terakhir sebagai imbas dari kebijakan Bank Sentral yang mempertahankan suku bunga tinggi (antara lain The Fed) sehingga investor mengalihkan investasi ke portofolio berbasis suku bunga dan aksi profit taking oleh investor dari kenaikan harga pada waktu sebelumnya.

Berdasarkan spasial, sejalan dengan inflasi pada level provinsi, seluruh kota IHK di Jawa Tengah juga mengalami inflasi seiring dengan kenaikan harga komoditas hortikultura. Inflasi tertinggi berlangsung di Kota Surakarta, Kudus, dan Cilacap yang pada periode laporan mencatatkan inflasi sebesar 0,31% (mtm), diikuti oleh Kab. Wonogiri (0,30%; mtm), Purwokerto (0,28%; mtm), Kab. Rembang (0,24%; mtm), Kota Semarang (0,16%; mtm), Kota Tegal (0,14%; mtm), dan Kab. Wonosobo (0,12%; mtm). Secara tahunan, seluruh kota IHK di Jawa Tengah mengalami inflasi, tertinggi terjadi di Cilacap (3,22%; yoy), diikuti oleh Kab. Wonogiri (3,02%; yoy), Kota Tegal (2,90%; yoy), Purwokerto (2,88%; yoy), Kota Surakarta (2,85%; yoy); Kota Semarang (2,79%; yoy), Kab. Wonosobo (2,73%; yoy), Kudus (2,67%; yoy), dan Kab. Rembang (2,59%; yoy).

Ke depan, untuk menjaga inflasi berada pada rentang sasaran, Bank Indonesia bersama dengan para pemangku kepentingan di daerah yang tergabung dalam Forum TPID Provinsi Jawa Tengah dan TPID Kota/Kabupaten se-Jawa Tengah akan terus berkoordinasi dan bekerja sama melaksanakan berbagai program pengendalian inflasi. Fokus program pengendalian inflasi tersebut ditujukan untuk menjaga kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi barang/komoditas di Jawa Tengah sehingga inflasi dapat terjaga di rentang sasaran 2,5±1%

BACA JUGA :

Hasil Pantauan BI Jateng Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Hasil Pantauan BI Jateng: Ekonomi Jawa Tengah Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
Konsumen Jawa Tengah percaya daya beli dan peluang kerja tetap positif
Optimisme Konsumen Jawa Tengah pada Maret 2026 Tetap Terjaga
Tingginya mobilitas masyarakat selama Idulfitri 1447 H mendorong pertumbuhan penjualan suku cadang kendaraan, barang budaya dan rekreasi, serta bahan bakar kendaraan bermotor di Jawa Tengah pada Maret 2026. Meski Indeks Penjualan Riil masih terkontraksi 9,3 persen secara tahunan akibat melemahnya sejumlah kelompok barang konsumsi, aktivitas mudik dan wisata mampu menahan penurunan lebih dalam dan menopang kinerja perdagangan eceran.
Hasil Pantauan BI Jawa Tengah: Konsumsi Pasca-Lebaran Normal, Mobilitas Jadi Penopang Pertumbuhan Ritel
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Rupiah Borobudur Playon 2026 yang akan digelar pada 4–5 Juli 2026 di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang. Kegiatan lari 5K dan 10K ini menargetkan 10.000 peserta dan pengunjung untuk meningkatkan literasi Rupiah, mendorong transaksi digital, mendukung pariwisata serta UMKM, sekaligus menyalurkan seluruh hasil pendaftaran sebagai donasi bagi masyarakat sekitar Borobudur.
Peluncuran Kegiatan Rupiah Borobudur Playon 2026: Lari Untuk Berbagi
Muat Lebih
06 Juni 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
ererere
gdfgfg
06 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
06 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 6 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan tengah, Pantura barat, dan Jawa Tengah bagian barat pada sore hingga awal malam.
06 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 6 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Karangjati, Kabupaten Semarang, mengalami perlambatan akibat pekerjaan perbaikan saluran air di depan Pasar Karangjati, Kamis (5/6/2026). Pembongkaran gorong-gorong...
05 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
05 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved