URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Api melahap salah satu rumah kawasan padat penduduk di Kota Salatiga. Sekira pukul 06.30 WIB terjadi kebakaran rumah milik Yahman warga Domas Kelurahan Salatiga Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Konsleting, Rumah Milik Yahman Domas Hangus Terbakar

Diduga Konsleting, Rumah Milik Yahman Domas Hangus Terbakar

Diduga Konsleting, Rumah Milik Yahman Domas Hangus Terbakar

Api melahap salah satu rumah kawasan padat penduduk di Kota Salatiga. Sekira pukul 06.30 WIB terjadi kebakaran rumah milik Yahman warga Domas Kelurahan Salatiga Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga.

Saksi, Ika Wirayanti mengatakan berawal dari ada bau seperti gosong dari rumah tetangganya yakni rumah milik Yahman.

“Saat ada bau gosong, saya langsung mengecek ke rumah Yahman dan ternyata ada percikan api,” kata Ika kepada media, Selasa (9/8/2022).

Percikan api tersebut ternyata berasal dari konsleting kabel listrik di salah satu ruangan rumah tersebut.

“Percikan api berasal dari kabel yang konslet berada di kamar depan,” jelasnya.

Saat itu, rumah milik Yahman dalam keadaan kosong karena pemilik sedang beraktivitas keluar rumah.

“Mengetahui ada percikan api, saya langsung meminta tolong ke warga sekitar untuk memadamkan api tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Salatiga, Wiryawan menambahkan pihaknya mendapat info dari Kapolsek Sidorejo dan langsung meluncur ke TKP kebakaran.

Suasana sekitar tkp

“Ada tiga uni Damkar Kota Salatiga dan satu unit Damkar dari Kabupaten Semarang yang diterjunkan,” kata Wiryawan.

Pihaknya juga membantu dari sektor logistik untuk korban.

“BPBD juga mempersiapkan logistik untuk sedikit membantu korban kebakaran,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut tidak ada korban serta, rumah berukuran 5×8 meter ini dilahap habis oleh api dan ditafsirkan mengalami kerugian kurang lebih Rp 150 juta.

BACA JUGA :

Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved