URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil taksi terjadi antara pengemudi Rofi’i dan M. Zaini di Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (9/1/2026) malam. Insiden diduga akibat microsleep saat berkendara, menyebabkan tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Seluruh korban mengalami luka dan mendapat perawatan medis.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Microsleep, Taksi Lompati Pembatas Jalan dan Terlibat Adu Banteng di Ungaran

Diduga Microsleep, Taksi Lompati Pembatas Jalan dan Terlibat Adu Banteng di Ungaran

Diduga Microsleep, Taksi Lompati Pembatas Jalan dan Terlibat Adu Banteng di Ungaran

Sebuah taksi terlibat kecelakaan lalu lintas dengan mobil lain dari arah berlawanan setelah sempat melompati median jalan di Jalan Diponegoro Ungaran, Jumat (9/1/2026) malam. Foto: Humas Polres Semarang
Sebuah taksi terlibat kecelakaan lalu lintas dengan mobil lain dari arah berlawanan setelah sempat melompati median jalan di Jalan Diponegoro Ungaran, Jumat (9/1/2026) malam. Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah mobil taksi mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan nasional Semarang-Solo, tepatnya di Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Kecelakaan diduga akibat pengemudi mengalami microsleep.

Mobil Toyota Avanza taksi bernomor polisi H 1487 OA yang dikemudikan Rofi’i (47), warga Kabupaten Semarang, melaju dari arah Bawen menuju Semarang. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga oleng akibat pengemudi mengantuk, lalu menabrak pembatas jalan hingga melompat dan menghantam mobil lain dari arah berlawanan.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, taksi menabrak Daihatsu Grandmax bernomor polisi AD 1839 HZ yang dikemudikan M. Zaini (44), juga warga Kabupaten Semarang, yang melaju dari arah Semarang menuju Bawen.

“Dugaan awal pengemudi taksi mengalami microsleep sehingga kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan dan akhirnya bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).

Saat kejadian, mobil taksi tidak membawa penumpang. Sedangkan mobil Grandmax ditumpangi dua orang termasuk pengemudi.

“Seluruh pengemudi dan penumpang mengalami luka-luka dan sudah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran,” lanjutnya.

Kanit Kamsel Iptu Handriani mengatakan, pihaknya mengerahkan satu unit mobil derek untuk mengevakuasi kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Selain itu, personel kepolisian juga melakukan pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas guna menghindari kemacetan di lokasi kejadian.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, untuk tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk dan beristirahat di tempat yang aman demi mencegah kecelakaan lalu lintas,” urainya. (win)

BACA JUGA :

Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa
Satreskrim Polres Semarang mengembangkan penyelidikan dugaan pencurian dengan kekerasan di konter HP Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, setelah ditemukan sesosok mayat dan mobil milik korban di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (7/8/2026). Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara, serta barang bukti untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan keterkaitan kedua
Polisi Selidiki Dugaan Curas Royal Phone Ambarawa hingga Telusuri Penemuan Mayat di Grobogan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved