[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Diduga Tabung Gas Bocor, Dua Ruko Souvenir di Ambarawa Ludes Terbakar

Diduga Tabung Gas Bocor, Dua Ruko Souvenir di Ambarawa Ludes Terbakar

Diduga Tabung Gas Bocor, Dua Ruko Souvenir di Ambarawa Ludes Terbakar

Dua ruko usaha percetakan undangan dan souvenir di Pasar Lanang, Lodoyong, Ambarawa, terbakar pada Jumat (21/3/2025) malam. Penyebab kebakaran diduga kebocoran gas di dapur lantai 2 bangunan. Foto: tangkapan layar video warga

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah lokasi usaha yang beralamat di RT 01 RW 03, Lingkungan Warung Lanang, Kelurahan Lodoyong, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (21/3/2025) malam. Kebakaran tersebut melanda dua unit ruko yang digunakan sebagai tempat usaha undangan dan souvenir, yang terbuat dari bangunan semi permanen dua lantai dengan luas sekitar 120 meter persegi.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menerangkan kebakaran kali pertama diketahui oleh warga setempat sekira pukul 22.20 WIB. Warga segera melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas Posko Damkar Ambarawa.

“Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 22.25 WIB,” ujar Anang saat dikonfirmasi, Sabtu (22/3/2025).

Pemadaman api dilakukan segera setelah petugas sampai di lokasi. Api berhasil dikuasai pada pukul 23.15 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran disebabkan oleh kebocoran tabung gas LPG yang berada di dapur lantai 2.

“Alhamdulillah nihil korban jiwa maupun luka-luka. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar 100 juta rupiah. Empat orang karyawan yang berada di lokasi saat kejadian berhasil selamat,” sambungnya.

Dalam upaya pemadaman, tim yang terlibat meliputi petugas Damkar dari Pos Ambarawa, Ungaran, Bringin, Getasan, Bergas, dan Bawen, BPBD, Polsek Ambarawa, Koramil, relawan gabungan, serta warga sekitar.

Proses pemadaman berjalan dengan aman dan lancar, dan tim Damkar kembali ke Posko pada pukul 23.30 WIB. (win)

BACA JUGA :

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD, BMKG, dan Dinkes meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik, terutama terhadap paparan PM2,5 dan debu selama musim kemarau yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Imbas GAK, Pemkot Semarang Minta Warga tidak Panik
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani