URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sesosok jenazah laki-laki ditemukan di saluran air di depan kantor PLN UP2B Ungaran, Kabupaten Semarang, pada Selasa (21/5/2024) pukul 19.30 WIB, yang kemudian diidentifikasi sebagai Efendi (48), seorang warga Lampung. Kapolsek Ungaran Barat, Kompol Giri Narwantono, menjelaskan bahwa Efendi berkunjung ke rumah saudaranya sejak Maret untuk menjenguk anaknya di Desa Kalongan, Ungaran Timur, setelah dirawat di RSUP dr Kariadi Kota Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Terpeleset dari Motor, Warga Lampung Ditemukan Tewas di Selokan

Diduga Terpeleset dari Motor, Warga Lampung Ditemukan Tewas di Selokan

Diduga Terpeleset dari Motor, Warga Lampung Ditemukan Tewas di Selokan

Petugas mengevakuasi jenazah yang ditemukan di saluran air depan kantor PLN UP2B Ungaran, Selasa (21/5/2024) malam.

Foto: Humas Polres Semarang

Petugas mengevakuasi jenazah yang ditemukan di saluran air depan kantor PLN UP2B Ungaran, Selasa (21/5/2024) malam.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sesosok jenazah laki-laki ditemukan di saluran air, di depan kantor PLN UP2B Ungaran, Kabupaten Semarang, Selasa (21/5/2024) pada pukul 19.30 WIB. Belakangan diketahui, jenazah itu seorang warga Lampung bernama Efendi (48).

Dari keterangan yang disampaikan oleh Kapolsek Ungaran Barat Kompol Giri Narwantono, korban berkunjung ke rumah saudaranya yang pada bulan Maret. Keperluannya untuk menjenguk anaknya di Desa Kalongan, Ungaran Timur sepulang dirawat dari RSUP dr Kariadi Kota Semarang.

“Korban meninggalkan rumah saudaranya pada Minggu (19/5/2024) dengan menggunakan sepeda motor milik saudaranya,” kata Giri di Ungaran, Rabu (22/5/2024).

Giri menjelaskan, keluarga korban curiga karena setelah ditunggu hingga malam hari korban tak kunjung pulang. Pihak keluarga juga sudah berkomunikasi dengan anak korban yang dikunjunginya, namun korban sudah tidak di rumah anaknya.

“Mengetahui hal tersebut, pihak keluarga mengirimkan pesan berantai ke group WA lingkungan maupun pekerjaan. Intinya mencari keberadaan korban dengan ciri-ciri menggunakan sepeda motor Honda BeAT H2996AOC warna merah putih,” lanjutnya.

Pesan berantai itu akhirnya juga diterima oleh salah seorang pedagang yang kesehariannya berjualan di sekitar lokasi penemuan jenazah. Ia langsung menghubungi pihak keluarga dan menjelaskan bahwa pada Minggu (19/5/2024) malam sempat melihat seseorang tertidur di atas sepeda motor di samping warung miliknya.

Sekitar pukul 21.00 WIB, pemilik warung sempat keluar untuk memastikan seseorang yang tertidur tersebut, namun sudah tidak ada di lokasi. Akan tetapi kendaraan masih ada dengan kunci masih menempel di kendaraan.

“Pemilik warung segera melaporkan ke Polsek Ungaran Barat, selanjutnya saat itu juga kami amankan kendaraan,” urainya.

Setelah kendaraan diamankan, pemilik warung bersama keluarga korban mendatangi Polsek Ungaran Barat untuk mengkonfirmasi. Sekitar pukul 19.30 WIB, dilakukan penyisiran oleh petugas dibantu personel BPBD Kabupaten Semarang.

“Korban ditemukan di saluran air tak jauh dari lokasi penemuan sepeda motor,” bebernya.

Korban langsung dievakuasi ke RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran untuk dilakukan visum luar. Dari keterangan petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menjelaskan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit kronis.

“Diduga korban terpeleset ke saluran air dan meninggal dunia,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan