URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bangunan gedung SMP N 3 Ambarawa diketahui mengalami keretakan di beberapa bagian. Atas hal itu pihak sekolah memutuskan untuk kembali memberlakukan pembelajaran jarak jauh.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinding Kelas Retak dan Plafon Jebol, SMP N 3 Ambarawa Tiadakan PTM

Dinding Kelas Retak dan Plafon Jebol, SMP N 3 Ambarawa Tiadakan PTM

Dinding Kelas Retak dan Plafon Jebol, SMP N 3 Ambarawa Tiadakan PTM

featured-img

UNGARAN – Beberapa bagian gedung SMP Negeri 3 Ambarawa Kabupaten Semarang mengalami kerusakan akibat gempa tektonik beberapa hari terakhir. Pantauan di lapangan pada Selasa (26/10/2021), plafon pada salah satu ruang kelas di lantai tiga jebol dan beberapa bagian dinding mengalami keretakan.

Kepala SMP N 3 Ambarawa Rokhim menuturkan pada hari Sabtu (23/10/2021) pihaknya masih menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas.

“Guncangan gempa sempat terjadi saat kegiatan belajar, sehingga siswa berhamburan keluar kelas karena panik. Setelah gempa reda, siswa masuk kembali untuk mengambil barang lalu kita pulangkan lebih awal,” terangnya saat ditemui, Selasa (26/10/2021).

Dijelaskan Rokhim setelah kondisi dirasa aman, pihaknya segera melakukan pengecekan di beberapa bagian gedung.

“Total ada 8 ruang kelas di lantai 2 dan 3 yang mengalami kerusakan, mulai dari dinding dan pilar yang retak hingga plafon jebol,” kata dia.

Atas hal itu pihaknya segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang untuk mengambil langkah selanjutnya.

“Atas rekomendasi bapak Kepala Disdikbudpora, maka kami memberlakukan pembelajaran secara daring hingga waktu yang belum ditentukan. Sedangkan bapak ibu guru tetap masuk seperti biasa, hanya saja mengurangi aktivitas di dalam ruangan,” urainya.

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan atas laporan kerusakan gedung sekolah tersebut.

“Kami menginstruksikan agar ruangan kelas yang mengalami kerusakan dikosongkan, jangan digunakan untuk beraktivitas dulu,” ungkapnya.

Dijelaskan Sukaton selain SMP N 3 Ambarawa ada beberapa bangunan gedung sekolah lain yang juga mengalami kerusakan, yakni SD N Lodoyong 1 dan SD N Kupang 1 Ambarawa.

“Di Lodoyong sama Kupang masing-masing ada tiga ruang kelas yang rusak. Imbauan kami juga sama, jangan digunakan untuk kegiatan belajar,” jelasnya.

Terkait permasalahan tersebut, Sukaton menekankan kepada penyelenggara pendidikan di tiga sekolah tersebut untuk kembali melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Di minggu terakhir Oktober ini sampai bulan November mendatang sebaiknya PJJ dulu. Sedangkan sekitar 100 siswa SD yang kelasnya rusak jika nanti PTM digabung ke SD terdekat,” paparnya.

Sukaton menambahkan pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan PJJ diberlakukan.

“Pada prinsipnya faktor keamanan dan keselamatan yang harus diutamakan,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved