KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Dinkes Jateng Imbau Warga Terapkan PHBS untuk Antisipasi Meningkatnya Kasus COVID-19

Dinkes Jateng Imbau Warga Terapkan PHBS untuk Antisipasi Meningkatnya Kasus COVID-19

Dinkes Jateng Imbau Warga Terapkan PHBS untuk Antisipasi Meningkatnya Kasus COVID-19

Foto: Dok./IST
Kepala DInas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar

Semarang – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengeluarkan imbauan kepada warga untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 yang kembali meningkat.

Saat ditemui media, Rabu (13/12),  Kepala Dinkes Jateng, Yunita Dyah Suminar, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten/kota, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melalui pertemuan virtual sebelumnya.

Yunita Dyah Suminar menekankan bahwa Dinkes Jateng telah mengeluarkan surat edaran dari Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah sebagai langkah antisipasi terkait peningkatan kasus COVID-19. Meskipun varian baru yang berkembang memiliki tingkat hospitabilitas rendah, dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah preventif.

Pentingnya Masker dan PHBS

Dalam upayanya menghindari penyebaran COVID-19, Yunita Dyah Suminar menyoroti pentingnya penggunaan masker secara bertanggung jawab. Menurutnya, menjaga kebersihan seperti cuci tangan dengan sabun juga harus ditekankan, khususnya bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Saat ini, Jawa Tengah mencatat empat orang positif COVID-19 dalam kondisi baik, namun varian belum dapat dipastikan.

Yunita Dyah Suminar menekankan kepada masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik menghadapi situasi ini. Meskipun terdapat kasus positif, koordinasi dan antisipasi terus dilakukan oleh Dinkes Jateng untuk menjaga situasi agar tidak semakin meruncing.

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]