URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Penyakit obesitas pada anak di Semarang semakin meningkat. Dinkes Kota Semarang melakukan skrining pada anak-anak di sekolah dan kantor-kantor untuk mengetahui jumlah kasus obesitas. Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam, menekankan pentingnya pemilihan makanan yang seimbang dan aktivitas fisik untuk mencegah obesitas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dinkes Semarang Gandeng Posyandu Keluarga Cegah Obesitas

Dinkes Semarang Gandeng Posyandu Keluarga Cegah Obesitas

Dinkes Semarang Gandeng Posyandu Keluarga Cegah Obesitas

Featured Image

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mencatat bahwa sebanyak 148 anak di ibu kota Jawa Tengah mengalami obesitas, menurut hasil skrining petugas Dinkes Kota Semarang pada Januari-Februari 2023.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Moh Abdul Hakam, mengatakan bahwa pada tahun 2021, terdapat 1.120 anak yang mengalami obesitas, sedangkan pada 2022 angka obesitas pada anak meningkat menjadi 3.259 orang.

Menurut Hakam, peningkatan jumlah kasus tidak selalu menunjukkan adanya kenaikan, tetapi karena jumlah skrining yang semakin banyak. Skrining sulit dilakukan di kampung, tetapi di sekolah, universitas, dan kantor-kantor telah dilakukan pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan gula darah.

“Skrining tiap pekan dapatnya pasti tambah banyak. Skrining itu tidak mudah. Paling mudah di sekolah. Kalau di kampung tidak semudah itu. Universitas, kantor-kantor sudah mulai kami lakukan pemeriksaan berat badan, tinggi badan, gula darah,” terang Hakam, saat ditemui media, Kamis (2/3/2023).

Hakam menjelaskan bahwa seseorang dianggap obesitas jika Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI) berada di atas angka normal. IMT normal adalah antara 18,3 hingga 23, sedangkan jika BMI di atas 23 sudah tergolong obesitas.

Hakam juga menekankan pentingnya pemilihan makanan yang seimbang dengan program Isi Piringku, yakni sepertiga nasi, sepertiga lauk, dan sepertiga sayur serta buah-buahan, serta melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit berjalan.

Dinkes telah aktif menyasar kegiatan posyandu untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, seperti posyandu balita, remaja, dan lansia. Bahkan, saat ini dikemas dengan nama posyandu keluarga dengan cara jemput bola atau door to door untuk pengecekan kesehatan. Masyarakat dapat berkonsultasi dengan nutrisionist atau ahli gizi Dinkes di masing-masing puskesmas.

BACA JUGA :

Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Creative Hub Forum, Cara Gekrafs dan Disbudparekraf Jateng Perkuat Jejaring Kreator Lokal
Kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax menjadi Rp16.250 per liter mulai dirasakan warga di Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (10/6/2026). Sejumlah pengendara mengaku pengeluaran harian bertambah, namun tetap memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk performa dan keawetan mesin kendaraan meski antrean Pertalite di SPBU mulai meningkat.
Harga Pertamax Meroket, Warga Ungaran Tetap Bertahan Meski Pengeluaran Membengkak

INFOGRAFIS

TERKINI

Tes Religi
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Satreskrim Polres Semarang menetapkan seorang pria berinisial AJS (56), warga kelahiran Salatiga, sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap delapan santri di sebuah pondok pesantren...
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Tindak Lanjut Aduan, Satpol PP dan DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai di Ledok Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga melalui Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Ledok menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan pencemaran sungai di RT 03 RW 11, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo,...
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Disnaker Kabupaten Semarang Gandeng Surya Intan, Gelar Pelatihan Jahit Gratis Lulus Langsung Kerja
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang menggandeng sejumlah LPK, termasuk LPK Surya Intan Tengaran, untuk melatih 375 warga melalui program pelatihan dan penempatan kerja sektor garmen pada 2026. Peserta...
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Dua pelajar Kota Salatiga, Kiandra Isna Aisha Anindhita dari SD Negeri 06 Salatiga dan Gabriela Tirza Jeovana Utomo dari SMP Stella Matutina Salatiga, meraih nilai sempurna dalam Tes Kemampuan Akademik...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Polres Salatiga memusnahkan 74 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis hasil razia cipta kondisi dan penertiban lalu lintas periode 16–31 Mei 2026 di depan Pendopo Polres Salatiga. Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban, mengurangi kebisingan, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Razia Seminggu, 74 Knalpot Tidak Sesuai Teknis Ditindak Jajaran Satlantas Salatiga
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved