KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dispangtan Temukan Kasus Hati Sapi Bercacing, Dinas Pastikan Bukan PMK

Dispangtan Temukan Kasus Hati Sapi Bercacing, Dinas Pastikan Bukan PMK

Dispangtan Temukan Kasus Hati Sapi Bercacing, Dinas Pastikan Bukan PMK

Dokter Hewan dari Dinas Pangan dan Peternakan (Dispangtan) Kota Salatiga saat memeriksa hati sapi hewan kurban. (Poto dok Cristina)

Saat Sembelih Hewan kurban milik warga di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Salatiga, Dinas terkait menemukan kasus hati sapi bercacing.

Adanya temuan ini, Dinas Pangan dan Peternakan (Dispangtan) Kota Salatiga memastikan untuk diafkir dengan cara di kubur.

“Temuan hati sapi bercacing lantaran kondisi sapi memang saat pemberian pakan tidak mengandung kotoran,” kata Kepala Dispangtan Salatiga Henny Mulyani, kepada wartawan, Minggu (10/7/2022).

Henny menyampaikan, dengan adanya kasus temuan hati sapi mengandung cacing ini, ia menegaskan ini bukan karena tergolong kasus Penyakit Mulut dan Kaki (PMK).

Ungkapan senada disampaikan oleh dokter hewan Dispangtan Salatiga, Nimas. Ia menjelaskan bahwa hati sapi mengandung cacing karena memang terinfeksi cacing.

Biasanya lafa ini, masih kata dia, biasanya terbawa saat sapi sehat mengkonsumsi makanan mengandung / menempel kotoran yang di pakan.

“Lafa cacing bergerak di air, sehingga ketika makanan ternak sehat itu makan pakan mengandung kotoran dari hewan lain yang mengandung lafa tadi otomatis akan tertular,”jelas Nimas.

Nimas menandaskan, karena memang hati sapi mengandung cacing tidak layak konsumsi lebih baik dibuang dengan cara dikubur.

“Sapi yang hatinya mengandung cacing, jauh dari faktor wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK). Tapi memang itu sudah tidak layak konsumsi,” pungkasnya.

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]