KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Diterjang Banjir, Tiang Listrik di Desa Duren Bandungan Roboh, Puluhan Gardu Listrik Padam

Diterjang Banjir, Tiang Listrik di Desa Duren Bandungan Roboh, Puluhan Gardu Listrik Padam

Diterjang Banjir, Tiang Listrik di Desa Duren Bandungan Roboh, Puluhan Gardu Listrik Padam

Personel damkar membersihkan material lumpur di ruas jalur penghubung Kecamatan Bandungan-Bergas di Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Jumat (5/1/2024) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang pada Jumat (5/1/2024) sore menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang di kawasan tersebut.

Di Desa Duren, sebuah tiang listrik yang berlokasi di tepi jalur penghubung utama Kecamatan Bergas dengan Kecamatan Bandungan roboh. Akibatnya ruas jalan penghubung utama Kecamatan Bergas-Bandungan lumpuh total karena terhalang tiang listrik yang roboh dengan posisi melintang. Sehingga warga memasang ‘portal’ dan mengalihkan arus lalu lintas melalui jalan kampung.

Menurut penuturan Ikhsan (35) salah seorang warga setempat, banjir bandang itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kencangnya arus air menggerus bagian bawah tiang listrik sehingga roboh.

“Sempat terlihat percikan api. Mungkin ada kabel yang putus atau terjadi korsletting,” kata dia.

Sesaat setelah timbul percikan api, aliran listrik di kawasan Bandungan dan sekitarnya padam. Laporan dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Salatiga, akibat peristiwa itu sebanyak 76 gardu listrik padam dan lebih dari 6.000 pelanggan terdampak.

“Tadi warga langsung kontak PLN. Petugas segera datang dan melakukan evakuasi menggunakan crane,” ujarnya.

Selain padamnya aliran listrik dan lumpuhnya jalur, tumpahan material berupa lumpur juga memenuhi badan jalan. Sehingga harus didatangkan mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penyemprotan.

“Kami koordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang. Dua unit mobil damkar dan satu armada BPBD kita terjunkan untuk membersihkan lumpur,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis