URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sri Marpiyanto (41), warga Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengalami musibah kebakaran pada Jumat (20/9/2024) malam saat kandang ayam miliknya terbakar. Kebakaran terjadi ketika ia meninggalkan kandang untuk menjemput istrinya, sementara tungku pemanas berbahan kayu bakar masih menyala.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ditinggal Jemput Istri, 4.000 Ekor Ayam Milik Warga Tengaran Ludes Terpanggang

Ditinggal Jemput Istri, 4.000 Ekor Ayam Milik Warga Tengaran Ludes Terpanggang

Ditinggal Jemput Istri, 4.000 Ekor Ayam Milik Warga Tengaran Ludes Terpanggang

Kandang ayam berisi 4.000 ekor anak ayam milik warga Tengaran ludes terbakar, Jumat (20/9/2024) malam. Foto: Humas Polres Semarang
Kandang ayam berisi 4.000 ekor anak ayam milik warga Tengaran ludes terbakar, Jumat (20/9/2024) malam. Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sri Marpiyanto (41), warga Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang harus menerima kenyataan kurang mengenakkan. Pasalnya kandang ayam miliknya terbakar saat ditinggal sesaat pada Jumat (20/9/2024) malam.

Musibah kebakaran ini bermula saat pemiliknya pergi menjemput istrinya sekitar pukul 20.15 WIB. Ketika itu, tungku pemanas kandang berbahan kayu bakar dalam kondisi masih menyala.

“Diduga api berasal dari tungku pemanas kandang tersebut,” ujar Kapolsek Tengaran AKP M Budiyanto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/9/2024).

Usai menjemput istrinya, pemilik kandang mendapati kandang ayam miliknya sudah dilalap api. Bangunan seluas 250 meter persegi itu ludes lantaran terbuat dari bahan kayu.

“Total terdapat 4.000 ekor anak ayam turut terbakar,” lanjutnya.

Tak kurang dari 5 unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Tengaran, Getasan dan Kota Salatiga dikerahkan untuk memadamkan api. Tak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Setelah proses pemadaman, Polsek Tengaran langsung memasang garis polisi untuk dilakukan penyelidikan,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum