RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Berikan Layanan Maksimal, Rutan Salatiga Hadirkan Dapur Laik Hygiene Sanitasi

Berikan Layanan Maksimal, Rutan Salatiga Hadirkan Dapur Laik Hygiene Sanitasi

Berikan Layanan Maksimal, Rutan Salatiga Hadirkan Dapur Laik Hygiene Sanitasi

RASIKAFM.COM | SEMARANG - Tim Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga meninjauan dapur Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga dalam rangka proses dapur laik hygiene sanitasi.

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan untuk meningkatkan pelayanan perawatan terhadap seluruh warga binaan

Rutan Salatiga terus berbenah salah satunya target tahun ini adalah mendapat dapur laik hygiene sanitasi.

“Untuk meningkatkan pelayanan pada seluruh warga binaan, kami terus berbenah salah satunya pada kali ini adalah dapur laik hygiene,” ujarnya

Andri mengungkapkan, walaupun dengan keterbatasan tempat kami terus memaksimalkan sarana prasarana yang ada demi memberikan pelayanan maksimal kepada warga binaan.

“Walaupun dengan tempat terbatas, kami terus memberikan pelayanan maksimal kepada warga binaan, seperti pelayanan makanan, kesehatan hingga memberikan program pembinaan,” tambahnya.

“Bentuk nyata hari ini Rutan Salatiga di datangi dan dtinjau secara langsung oleh tim DKK  dalam rangka program dapur laik hygiene serta survei lapangan dapur Rutan Salatiga,” sambungnya.

 

Tim DKK  Salatiga Tinjau Langsung Dapur Rutan

Tim DKK  Salatiga Asfiyah, yang juga sebagai analisis kesehatan mengatakan kegiatan kali ini tim DKK  melakukan survei secara langsung.

Kegiatan itu di lakukan sebagai bentuk pembinaan dalam proses dapur laik hygiene sanitasi.

“Kami dan tim melakukan pengecekan secara langsung dengan harapan dapur yang ada di Rutan bisa memenuhi syarat secara kesehatan agar nanti tidak ada dampak negatif dari aktifitas dalam dapur Rutan, karena pada dapur ini ada dampak bagi kesehatan  warga binaan,” tambahnya.

“Pengelolaan dapur  ini sangat vital, sehingga nantinya tidak ada dampak dari aktifitas yang dilakukan dalam pengelolahan di dapur,” lanjutnya.

Tim DKK  melakukan pengecekan sarana prarasana dan melakukan pengecekan sampel makanan, dan air termasuk sampel air minum.

Aafiyah  mengatakan, walaupun tempat yang minimalis, secara garis besar dapur Rutan sudah bagus dan bersih.

“Harapannya dapur Rutan kedepan dapat meningkat lebih baik lagi” tambahnya.

“Secara garis besar setelah kami cek, dapur  rutan sudah bagus dan bersih, kedepan tetap perlu ada peningkatan lagi sehingga menjadi lebih baik,” pungkasnya. (rif)

 

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran