URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai Rp3,5 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) tahun 2025 kepada kelompok tani, salah satunya Kelompok Tani Suko Raharjo 01 di Desa Payungan, Kecamatan Kaliwungu, pada Senin, 25 Agustus 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dongkrak Produksi Tembakau, Kelompok Tani di Kabupaten Semarang Terima Mesin Perajang

Dongkrak Produksi Tembakau, Kelompok Tani di Kabupaten Semarang Terima Mesin Perajang

Dongkrak Produksi Tembakau, Kelompok Tani di Kabupaten Semarang Terima Mesin Perajang

Kelompok Tani Suko Raharjo 01 Desa Payungan, Kaliwungu menerima bantuan alsintan berupa mesin perajang tembakau di Kantor Dispertanikap Kabupaten Semarang, Senin (25/8/2025). Foto: win
Kelompok Tani Suko Raharjo 01 Desa Payungan, Kaliwungu menerima bantuan alsintan berupa mesin perajang tembakau di Kantor Dispertanikap Kabupaten Semarang, Senin (25/8/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN — Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani, dengan total anggaran mencapai Rp3,5 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) tahun 2025.

Bantuan yang diberikan antara lain 14 unit cultivator, 33 unit kendaraan roda tiga, dan 7 unit mesin perajang tembakau. Salah satu penerima manfaat adalah Kelompok Tani Suko Raharjo 01, Desa Payungan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang.

Mulyono (65), petani tembakau anggota kelompok tersebut, mengatakan kehadiran mesin perajang akan sangat membantu petani yang selama ini masih mengandalkan cara manual.

“Kalau manual satu widik bisa setengah jam, pakai mesin ini kemungkinan lebih cepat dan banyak. Kami memang butuh pelatihan karena belum pernah pakai mesin sebelumnya,” ujarnya usai menerima bantuan mesin perajang tembakau di Kantor Dispertanikap Kabupaten Semarang, Senin (25/8/2025).

Menurutnya, kelompok tani yang beranggotakan sekitar 30 petani ini memiliki lahan total 25 hektare. Dari jumlah itu, sekitar 10 hektare ditanami tembakau, sedangkan sisanya untuk padi, jagung, dan cabai.

“Semoga dalam waktu dekat segera ada pelatihan sehingga kami bisa menggunakan mesin perajang ini,” kata dia.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, bantuan alsintan ini diharapkan meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.

“Harapan kami ini bisa membantu para petani, tidak hanya tembakau tapi juga komoditas lain, sehingga pertanian kita semakin maju,” jelasnya.

Selain alsintan, pemerintah juga menyiapkan pelatihan penggunaan peralatan, teknik budidaya, hingga pengembangan tembakau jenis kemloko yang tengah diteliti bersama BRIN.

“Kami berencana untuk mematenkan sebagai tembakau khas Kabupaten Semarang,” lanjutnya.

Saat ini, luas lahan tembakau di Kabupaten Semarang mencapai 571 hektare. Sentra utamanya berada di Getasan, Tengaran, Susukan, Sumowono, Bandungan, dan Suruh.

“Karena sumber dana berasal dari DBH CHT, harapannya petani tembakau dan cengkeh semakin bangkit. Selain itu, kami juga menyalurkan pupuk agar pascapanen tembakau bisa ditanami sayuran. Di sela lahan cengkeh pun bisa ditumpangsarikan tanaman lain untuk meningkatkan taraf hidup petani,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga