URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua dosen Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW, Bistok Hasiholan Simanjuntak dan Djoko Murdono, resmi ditunjuk sebagai anggota Tim Ahli dalam Tim Akselerasi Perluasan Produksi Kedelai, Bawang Putih, dan Gandum oleh Menteri Pertanian RI. Penunjukan ini berlangsung di lingkup nasional dan menjadikan Universitas Kristen Satya Wacana sebagai pusat keahlian pengembangan komoditas gandum.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dua Dosen UKSW Masuk Tim Ahli Ketahanan Pangan Indonesia

Dua Dosen UKSW Masuk Tim Ahli Ketahanan Pangan Indonesia

Dua Dosen UKSW Masuk Tim Ahli Ketahanan Pangan Indonesia

Dua dosen UKSW, Dr. Bistok dan Ir. Djoko ditunjuk Menteri Pertanian Republik Indonesia untuk memperkuat pangan RI
Dua dosen UKSW, Dr. Bistok dan Ir. Djoko ditunjuk Menteri Pertanian Republik Indonesia untuk memperkuat pangan RI
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dua dosen Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) UKSW, Bistok Hasiholan Simanjuntak dan Djoko Murdono, resmi ditunjuk sebagai anggota Tim Ahli dalam Tim Akselerasi Perluasan Produksi Kedelai, Bawang Putih, dan Gandum oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, dengan mandat khusus sebagai pakar pengembangan komoditas gandum yang menjadi fokus keahlian mereka.

Bistok Hasiholan Simanjuntak mengungkapkan bahwa penunjukkan ini menjadi penegasan kontribusi akademisi UKSW dalam perumusan dan pengawalan kebijakan strategis untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Seiring meningkatnya kebutuhan konsumsi nasional terhadap tiga komoditas tersebut, pemerintah memandang perlu melakukan langkah percepatan melalui pembentukan tim lintas sektor yang terdiri dari akademisi, lembaga penelitian, dan kementerian teknis.

Sebagai salah satu pionir dalam pengembangan gandum tropikal di Indonesia sejak tahun 2000, UKSW memiliki rekam jejak yang tak terbantahkan. “Kami merasa ada tanggung jawab lebih untuk menjawab tantangan ini. Apalagi target produktivitas yang ditetapkan sangat tinggi, yakni enam ton per hektar untuk gandum,” ungkap Dr. Bistok.

Dr. Bistok yang juga merupakan Dekan FPB UKSW ini menuturkan bahwa meskipun area tanam mencakup wilayah Indonesia, pencapaian produktivitas sebesar 6 ton per hektar bukanlah hal yang mudah. Diperlukan keterlibatan para ahli serta pembenahan lahan secara menyeluruh. Ia juga menyampaikan bahwa UKSW yang telah menjadi bagian dari konsorsium nasional sejak tahun 2000 bersama universitas lainnya, hingga kini tetap konsisten dan aktif dalam penelitian gandum.

Menurutnya identifikasi lahan yang tepat, kalender tanam yang sesuai dengan pola iklim Indonesia, dan kecermatan dalam memilih varietas adalah kunci pencapaian target. “Musim hujan bisa merusak fase generatif tanaman. Ini tantangan yang hanya bisa dijawab dengan pendekatan ilmiah dan teknologi presisi,” ujarnya.

Sementara itu Djoko Murdono mengungkapkan bahwa UKSW bukan hanya dikenal dalam pengembangan bibit, tetapi juga dalam edukasi pengolahan gandum hingga ke tahap konsumsi masyarakat. “Kami tidak hanya berbicara soal menanam dan panen, tetapi juga soal edukasi masyarakat untuk mengolah dan mengonsumsi gandum secara sehat,” jelas Ir. Djoko.

Kegiatan seperti pelatihan pembuatan roti gandum, edukasi tentang pentingnya gandum utuh yang tinggi serat, serta kunjungan dari universitas lain, seperti Universitas Pertahanan (UNHAN) ke laboratorium dan ladang gandum di Science Techno Park UKSW, menjadi bukti keterlibatan UKSW dalam membentuk ekosistem pangan yang berkelanjutan.

BACA JUGA :

Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved