URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi tawuran antar kelompok remaja kini menjadi perhatian setelah beredar di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di tanjakan Lemah Abang, depan PT Vision Land, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Rabu (20/12/2023) sekitar pukul 00.10 dini hari. Dua kelompok remaja, diduga masih pelajar SMA sederajat, terlibat dalam aksi tawuran menggunakan kayu dan kembang api.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dua Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran di Bergas, Satu Korban Terluka

Dua Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran di Bergas, Satu Korban Terluka

Dua Kelompok Pelajar Terlibat Tawuran di Bergas, Satu Korban Terluka

Petugas meminta keterangan FR, seorang remaja yang terjatuh dari sepeda motor saat menyelamatkan diri dari aksi tawuran yang terjadi di Bergas, Rabu (20/12/2023) dini hari.

Foto: Humas Polres Semarang

Petugas meminta keterangan FR, seorang remaja yang terjatuh dari sepeda motor saat menyelamatkan diri dari aksi tawuran yang terjadi di Bergas, Rabu (20/12/2023) dini hari.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi tawuran antar kelompok remaja beredar di media sosial. Dalam video itu, tampak para remaja saling serang menggunakan kayu dan kembang api.

Belakangan diketahui, peristiwa itu terjadi di tanjakan Lemah Abang, tepatnya di depan PT Vision Land, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Rabu (20/12/2023) sekira pukul 00.10 dini hari.

Kapolsek Bergas AKP Wahyono saat dikonfirmasi mengatakan, dua kelompok remaja yang terlibat aksi tawuran itu diduga masih pelajar SMA sederajat. Setelah mendapat laporan, piket fungsi Polsek Bergas mendatangi lokasi kejadian namun kondisi sudah tidak ada kelompok yang tawuran.

“Informasi yang kami dapat, kedua kelompok itu berlari ke arah PTPN Ngobo,” ungkap Wahyono, Rabu (20/12/2023).

Informasi yang diperoleh tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud bahkan hingga ke lapangan Desa Congol. Namun petugas tidak mendapati kedua kelompok remaja yang dimaksud.

“Sambil menunggu perkembangan informasi, kami kembali ke Polsek Bergas,” jelasnya.

Tak lama berselang, lanjut Wahyono pihaknya mendapatkan laporan dari personel Polsek Bergas yang kebetulan berdomisili di lingkungan Kenangkan. Di sana, ia bersama warga yang sedang melakukan ronda malam menemukan seorang remaja berinisial FR (17) yang terluka.

“Setelah dimintai keterangan, remaja tersebut terluka karena terjatuh menyelamatkan diri saat terjadi perkelahian,” sambungnya.

Dari keterangan FR, ia merupakan warga Kecamatan Tuntang dan berstatus sebagai pelajar di salah satu SMK swasta di Kota Salatiga. Kejadian perkelahian kelompok pelajar kali ini melibatkan antara salah satu SMK di Kota Semarang dan di Kabupaten Semarang.

“FR langsung kita kembalikan ke orang tuanya, karena tidak ditemukan barang bukti. Ia hanya menjadi korban saat melintas di sekitar lokasi kejadian,” tuturnya.

Sementara hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan kejadian tersebut. Wahyono mengimbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi kegiatan putra putrinya.

“Apalagi saat ini sudah memasuki masa liburan sekolah, di mana kegiatan anak-anak akan lebih leluasa,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak 2
Sempat Hilang Sepekan, Remaja Asal Sukabumi Ditemukan Selamat di Demak
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga