URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua Mahasiswa UKSW dan seorang Laboran Fakultas Sains dan Matematika berhasil membuat alat pengusir burung menggunakan panel Surya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dua Mahasiswa UKSW Ciptakan Alat Pengusir Burung, Dengan Teknologi Panel Surya

Dua Mahasiswa UKSW Ciptakan Alat Pengusir Burung, Dengan Teknologi Panel Surya

Dua Mahasiswa UKSW Ciptakan Alat Pengusir Burung, Dengan Teknologi Panel Surya

Mahasiswa UKSW saat memperagakan alat pengusir burung dengan teknologi panel (Poto dok ist)
Mahasiswa UKSW saat memperagakan alat pengusir burung dengan teknologi panel (Poto dok ist)
featured-img

Dua Mahasiswa UKSW dan seorang Laboran Fakultas Sains dan Matematika berhasil membuat alat pengusir burung menggunakan panel Surya. Mereka adalah Yosua Aditya Wartanto mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Sains dan Matematika (FSM) , Fisya Tari Mindarningtyas mahasiswa Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Matematika, dan

Tri Sunarno S.Si Laboran Fakultas Sains dan Matematika. Menjelaskan jika Alat yang mereka ciptakan diberi nama Nggusah. Sesuai dengan fungsinya yaitu nggusah (mengusir) burung.

Anggota tim pembuat alat Nggusah, Yosua Aditya Wartanto mengaku ide awal pembuatan alat pengusir burung tersebut karena melihat sampai saat ini petani mengusir hama burung masih manual. Padahal riset yang ia dan timnya lakukan burung termasuk hama petani yang cukup sering dan dampaknya cukup siginifikan. Sehingga terciptalah alat tersebut menggunakan tenaga surya.

“Alat pengusir burung menggunakan panel Surya sehingga bisa otomatis,” ungkap Yosua kepada wartawan .

Ia menjelaskan dengan menggunakan alat Nggusah petani tidak perlu repot lagi untuk mengusir hama burung. Sebab selain menggunakan energi matahari, alat tersebut juga bisa berjalan secara otomatis. Secara prinsip sistem kerjanya sama dengan alat pengusir burung manual. Ada tali, kaleng yang diisi batu, dan rumbai-rumbai. Bedanya adalah alat berbentuk kotak itulah yang menggerakkan tali tersebut.

BACA JUGA :

Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Natalius Pigai mengapresiasi penyelenggaraan Festival HAM bertema “Pembangunan HAM di Indonesia dalam Jiwa Pancasila” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana. Menurutnya, UKSW selangkah lebih maju dalam membangun kesadaran hak asasi manusia melalui dunia pendidikan.
Menteri HAM Apresiasi Inisiatif UKSW Salatiga Gelar Festival
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Muat Lebih

INFOGRAFIS

JANGAN LEWATKAN:

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 22 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 88 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
22 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
22 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16
22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
MUI Dukung Rencana Edukasi Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ Masuk Kurikulum SD
MUI Dukung Rencana Edukasi Pencegahan Penyebaran Budaya LGBTQ Masuk Kurikulum SD
HUT Ke-81 RI Dipusatkan di Jakarta, Pemerintah Siapkan Kejutan dalam Perayaan
HUT Ke-81 RI Dipusatkan di Jakarta, Pemerintah Siapkan Kejutan dalam Perayaan
Dishub Ungkap Sejumlah Faktor yang Bikin Perlintasan Kokrosono Semarang Rawan Kecelakaan
Dishub Ungkap Sejumlah Faktor yang Bikin Perlintasan Kokrosono Semarang Rawan Kecelakaan
Pabrik Garmen di Jepara Bakal Tutup, 607 Karyawan Terancam PHK
Pabrik Garmen di Jepara Bakal Tutup, 607 Karyawan Terancam PHK

TERKINI

22 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16
22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter. Kondisi tersebut...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 22 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 88 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
22 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 22 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB...
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta...
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah...
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menutup Pelatihan Tahap I Program Magang ke Jepang di SMK Syafi'i Akrom, Kota Pekalongan, Selasa (21/7/2026). Sebanyak 82 peserta dinyatakan lulus, dengan 30 di antaranya...

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta