URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang bersama BPJS Kesehatan Cabang Ungaran menggelar forum belajar anggota Polri di Kabupaten Semarang pada Kamis, 25 September 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman Program JKN dan pentingnya skrining riwayat kesehatan. Edukasi diberikan secara luring dan daring melalui aplikasi maupun fasilitas kesehatan mitra.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Edukasi Pentingnya Skrining Kesehatan dalam Forum Belajar Bersama Polres Semarang

Edukasi Pentingnya Skrining Kesehatan dalam Forum Belajar Bersama Polres Semarang

Edukasi Pentingnya Skrining Kesehatan dalam Forum Belajar Bersama Polres Semarang

featured-img

Ungaran, Jamkesnews – Kepolisian Resor (Polres) Semarang mengajak BPJS Kesehatan Cabang Ungaran berkolaborasi secara khusus dalam kegiatan forum belajar bersama anggota Polisi Republik Indonesia (POLRI), Kamis (25/09). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota polri di lingkungan Polres Semarang tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Mengusung tema Pentingnya Skrining Riwayat Kesehatan Bagi Personel Polres Semarang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan berharap melalui forum belajar bersama anggota polri di lingkungan Polres Semarang dapat dijadikan sebuah momentum dalam meningkatkan cakupan skrining riwayat kesehatan bagi peserta Program JKN.

“Skrining riwayat kesehatan merupakan bentuk deteksi dini dalam pencegahan penyakit kronis, kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang saat ini sudah mulai peduli akan program ini, khususnya kepada Polres Semarang yang telah mengundang kami dalam kegiatan forum belajar anggotanya untuk memberikan edukasi terkait skrining riwayat kesehatan,” ujar Subkhan.

Subkhan juga mengatakan setiap satu tahun sekali peserta Program JKN dapat melakukan pengisian skrining riwayat kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN, website BPJS Kesehatan, layanan WhatsApp PANDAWA, atau dapat dibantu oleh petugas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Setelah melakukan skrining riwayat kesehatan, kami berharap bisa dijadikan sarana untuk membangun kesadaran menjaga pola hidup sehat.oleh masyarakat. Skrining riwayat kesehatan bukan hanya sekedar pelayanan administratif melaikan sebagai upaya promotif preventif BPJS Kesehatan dalam mengantisipasi penyakit kronis,” tutur Subkhan.

Beberapa penyakit yang dapat terdeteksi sejak dini melalui skrining riwayat kesehatan diantaranya diabetes, hipertensi, stroke, penyakit jantung iskemik, kanker, anemia remaja putri, tuberculosis, PPOK, hepatitis B dan C hingga talasemia. Dengan adanya pengisian skrining riwayat kesehatan diharapkan peserta JKN yang memiliki risiko atas penyakit kronis tersebut bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan.

Kepala Sub Bagian Pengendalian Personel (Kasubbag Dalpres) Polres Semarang, Wahyono mengungkapkan bahwa kegiatan forum belajar bersama anggotanya secara rutin dilaksanakan setiap dua kali dam seminggu. Dengan adanya forum belajar yang dilaksanakan Polres Semarang diharapkan mampu memperkuat semangat, kedisiplinan, serta membangun kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Ungaran atas kesediaannya telah berkenan memberikan edukasi kepada anggota polri di lingkungan Polres Semarang terkait Program JKN. Kami berharap dengan adanya kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, pemahaman anggota kami semakin meningkat tentang Program JKN,” ungkap Wahyono.

Forum belajar bersama BPJS Kesehatan yang dilaksanakan secara daring dan luring ini diharapkan dapat dipahami oleh anggota polri, baik yang berada di Polres Semarang maupun seluruh Kepolisian Sektor (Polsek) yang berada di Kabupaten Semarang. Wahyono berharap ilmu yang sudah didapat hari ini semoga tidak hanya bermanfaat untuk anggotanya saja, melainkan juga dapat disampaikan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar. Hal ini sesuai dengan komitmen kami sebagai anggota polri bahwa polri melayani masyarakat.

“Banyak sekali ilmu yang kami dapat hari ini tentang Program JKN, selain skrining riwayat kesehatan kami juga mendapatkan edukasi terkait kemudahan administrasi Program JKN melalui Aplikasi Mobile JKN. Dengan adanya pemberian edukasi dari pihak BPJS Kesehatan kami berharap para anggota yang selama ini masih bingung atau kurang mengerti, mulai hari ini sudah paham dan dapat membagikan ilmu yang hari ini didapat kepada masyarakat. Kami juga berharap, setelah melakukan pengisian skrining riwayat kesehatan para anggota kami dapat menjaga pola hidup sehat,” tutup Wahyono. (am)

BACA JUGA :

JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pendidikan Indonesia dinilai perlu memperkuat keseimbangan antara capaian akademik dan pembentukan karakter peserta didik sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Sistem pendidikan tidak cukup hanya mengukur keberhasilan melalui nilai, tetapi juga perlu menumbuhkan integritas, empati, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta akhlak. Penguatan kurikulum dan sistem pendidikan menjadi langkah penting untuk membentuk generasi yang cerdas sekaligus berkarakter.
Kontradiksi Pendidikan, Ketika Nilai Rapor Lebih Penting dari Karakter
Pendidikan Indonesia dinilai perlu memperkuat keseimbangan antara capaian akademik dan pembentukan karakter peserta didik sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Sistem pendidikan tidak...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 10 Agustus 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 24,6 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan serta gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah.
10 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 10 Agustus 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat...
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer...
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario,...
Polres Semarang mengungkap motif ekonomi dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone Ambarawa, Candra Waskito (25), pada Kamis (6/8/2026). Dua tersangka, TI (25) dan DPP (20), diduga menganiaya korban untuk menguasai telepon genggam dan barang berharga. Setelah korban tewas, kepanikan membuat keduanya meninggalkan mobil Honda Jazz berisi 53 ponsel di Grobogan, sementara polisi masih mencari sejumlah barang bukti yang dibuang.
Perampokan Royal Phone Murni Motif Ekonomi, Isu Keterlibatan Pacar Tersangka Tak Terbukti
Polres Semarang mengungkap motif ekonomi dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone Ambarawa, Candra Waskito (25), pada Kamis (6/8/2026). Dua tersangka, TI (25) dan DPP...

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved