KABAR RASIKA

Edukasi Pentingnya Skrining Kesehatan dalam Forum Belajar Bersama Polres Semarang

Edukasi Pentingnya Skrining Kesehatan dalam Forum Belajar Bersama Polres Semarang

Edukasi Pentingnya Skrining Kesehatan dalam Forum Belajar Bersama Polres Semarang

Ungaran, Jamkesnews – Kepolisian Resor (Polres) Semarang mengajak BPJS Kesehatan Cabang Ungaran berkolaborasi secara khusus dalam kegiatan forum belajar bersama anggota Polisi Republik Indonesia (POLRI), Kamis (25/09). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota polri di lingkungan Polres Semarang tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Mengusung tema Pentingnya Skrining Riwayat Kesehatan Bagi Personel Polres Semarang, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan berharap melalui forum belajar bersama anggota polri di lingkungan Polres Semarang dapat dijadikan sebuah momentum dalam meningkatkan cakupan skrining riwayat kesehatan bagi peserta Program JKN.

“Skrining riwayat kesehatan merupakan bentuk deteksi dini dalam pencegahan penyakit kronis, kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang saat ini sudah mulai peduli akan program ini, khususnya kepada Polres Semarang yang telah mengundang kami dalam kegiatan forum belajar anggotanya untuk memberikan edukasi terkait skrining riwayat kesehatan,” ujar Subkhan.

Subkhan juga mengatakan setiap satu tahun sekali peserta Program JKN dapat melakukan pengisian skrining riwayat kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN, website BPJS Kesehatan, layanan WhatsApp PANDAWA, atau dapat dibantu oleh petugas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Setelah melakukan skrining riwayat kesehatan, kami berharap bisa dijadikan sarana untuk membangun kesadaran menjaga pola hidup sehat.oleh masyarakat. Skrining riwayat kesehatan bukan hanya sekedar pelayanan administratif melaikan sebagai upaya promotif preventif BPJS Kesehatan dalam mengantisipasi penyakit kronis,” tutur Subkhan.

Beberapa penyakit yang dapat terdeteksi sejak dini melalui skrining riwayat kesehatan diantaranya diabetes, hipertensi, stroke, penyakit jantung iskemik, kanker, anemia remaja putri, tuberculosis, PPOK, hepatitis B dan C hingga talasemia. Dengan adanya pengisian skrining riwayat kesehatan diharapkan peserta JKN yang memiliki risiko atas penyakit kronis tersebut bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan.

Kepala Sub Bagian Pengendalian Personel (Kasubbag Dalpres) Polres Semarang, Wahyono mengungkapkan bahwa kegiatan forum belajar bersama anggotanya secara rutin dilaksanakan setiap dua kali dam seminggu. Dengan adanya forum belajar yang dilaksanakan Polres Semarang diharapkan mampu memperkuat semangat, kedisiplinan, serta membangun kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Ungaran atas kesediaannya telah berkenan memberikan edukasi kepada anggota polri di lingkungan Polres Semarang terkait Program JKN. Kami berharap dengan adanya kolaborasi dengan BPJS Kesehatan, pemahaman anggota kami semakin meningkat tentang Program JKN,” ungkap Wahyono.

Forum belajar bersama BPJS Kesehatan yang dilaksanakan secara daring dan luring ini diharapkan dapat dipahami oleh anggota polri, baik yang berada di Polres Semarang maupun seluruh Kepolisian Sektor (Polsek) yang berada di Kabupaten Semarang. Wahyono berharap ilmu yang sudah didapat hari ini semoga tidak hanya bermanfaat untuk anggotanya saja, melainkan juga dapat disampaikan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar. Hal ini sesuai dengan komitmen kami sebagai anggota polri bahwa polri melayani masyarakat.

“Banyak sekali ilmu yang kami dapat hari ini tentang Program JKN, selain skrining riwayat kesehatan kami juga mendapatkan edukasi terkait kemudahan administrasi Program JKN melalui Aplikasi Mobile JKN. Dengan adanya pemberian edukasi dari pihak BPJS Kesehatan kami berharap para anggota yang selama ini masih bingung atau kurang mengerti, mulai hari ini sudah paham dan dapat membagikan ilmu yang hari ini didapat kepada masyarakat. Kami juga berharap, setelah melakukan pengisian skrining riwayat kesehatan para anggota kami dapat menjaga pola hidup sehat,” tutup Wahyono. (am)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran berkolaborasi dengan Klinik Ungaran Sari Medika Congol menggelar pemeriksaan Pap Smear gratis bagi peserta JKN, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menyasar perempuan dengan hasil skrining kesehatan berisiko untuk mendorong deteksi dini kanker serviks dan memperluas akses layanan kesehatan preventif.
BPJS Kesehatan Ungaran Gelar Gebyar Pap Smear 2026, Dorong Deteksi Dini Kanker Serviks
Anita Susanty (43), ibu empat anak asal Lombok yang tinggal di Ungaran, berhasil melewati pengobatan kanker payudara stadium tiga selama enam bulan. Melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), ia menjalani operasi dan kemoterapi tanpa terbebani biaya pengobatan. Pemeriksaan terakhir menunjukkan sel kanker yang sebelumnya terdeteksi sudah tidak ditemukan.
Enam Bulan Berjuang Melawan Kanker, JKN Dampingi Pengobatan Anita hingga Tuntas
BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat rutin memeriksa status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menyusul penyesuaian data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menjelaskan, peserta yang dinonaktifkan dapat memperbarui data melalui desa, kelurahan, atau Dinas Sosial serta mengajukan reaktivasi sesuai persyaratan yang berlaku.
Ramai Isu Penonaktifan PBI, BPJS Dorong Peserta Rutin Cek Status Keaktifan
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pesantren Nurul Islam Tengaran melepas 18 calon mahasiswa baru yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, Senin (2/11/2026). Acara yang berlangsung di Masjid Assalam dan Masjid Arrahmah tersebut dihadiri pimpinan pesantren, asatidz, serta keluarga santri. Para calon mahasiswa dibekali pesan tentang menjaga niat, adab, ibadah, dan nama baik pesantren selama menuntut ilmu di luar negeri.
Pesantren Nuris Tengaran Lepas 18 Santri Lanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar Mesir
Pesantren Nurul Islam Tengaran melepas 18 calon mahasiswa baru yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, Senin (2/11/2026). Acara yang berlangsung di Masjid Assalam dan Masjid...
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain...
Reganatha Harfi Maulana atau Rega mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia U-15 dalam ajang FIFA U-15 World Cup & Festival 2026 di Baku, Azerbaijan. Prestasi pemain muda asal Salatiga tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Robby Hernawan saat menerima Rega di ruang kerjanya, Rabu (4/11/2026).
Bikin Bangga! Putra Salatiga Bela Garuda di Kancah Dunia
Reganatha Harfi Maulana atau Rega mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia U-15 dalam ajang FIFA U-15 World Cup & Festival 2026 di Baku, Azerbaijan. Prestasi pemain muda asal Salatiga tersebut...
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan hukuman penjara kepada empat terdakwa kasus korupsi pemberian fasilitas kredit dan Agunan yang Diambil Alih (AYDA) PD BPR Bank Salatiga, Selasa (3/11/2026). Seluruh vonis lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa. Kejari Salatiga masih berkoordinasi dengan pimpinan untuk menentukan kemungkinan mengajukan upaya hukum.
Empat Terdakwa Kasus Bank Salatiga Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Jaksa masih Pikir-pikir
Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan hukuman penjara kepada empat terdakwa kasus korupsi pemberian fasilitas kredit dan Agunan yang Diambil Alih (AYDA) PD BPR Bank Salatiga, Selasa (3/11/2026)....
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Tengah pada Agustus 2026 mencapai 116,02 atau berada di zona optimistis. Keyakinan tersebut didukung Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) sebesar 104,38 dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) sebesar 127,65, yang mencerminkan persepsi positif masyarakat terhadap kondisi ekonomi serta prospek penghasilan dan lapangan kerja.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Agustus 2026
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Jawa Tengah pada Agustus 2026 mencapai 116,02 atau berada di zona optimistis. Keyakinan tersebut didukung Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) sebesar 104,38 dan Indeks...
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Salatiga mengungkap dugaan perjudian sabung ayam di kawasan Grogol, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Minggu (1/11/2026). Polisi mengamankan enam orang, termasuk pria berinisial R (50) yang diduga menyediakan lahan sekaligus memperoleh uang meja dari aktivitas taruhan. Petugas turut menyita uang taruhan, dua ayam jago, dan sejumlah barang bukti lainnya.
Sediakan Tempat untuk Judi Sabung Ayam, Warga Salatiga Dicokok Polisi
Kontingen Kabupaten Semarang mengakhiri Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di peringkat ke-10 dengan raihan 25 medali emas, 30 perak, dan 32 perunggu. Meski belum mencapai target 30 emas, hasil tersebut meningkat dibandingkan Porprov 2023. Cabang olahraga karate menjadi penyumbang terbanyak dengan tujuh medali emas.
Lampaui Hasil 2023, KONI Kabupaten Semarang Akhiri Porprov XVII di Peringkat 10
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]