RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Forkompinda Salatiga Panggil 4 Distributor Minyak Goreng. Kapolres Meminta Jangan Ada Gejolak

Forkompinda Salatiga Panggil 4 Distributor Minyak Goreng. Kapolres Meminta Jangan Ada Gejolak

Forkompinda Salatiga Panggil 4 Distributor Minyak Goreng. Kapolres Meminta Jangan Ada Gejolak

Empat distributor besar minyak goreng di Kota Salatiga dipanggil Forkompinda Kota Salatiga terkait ketersediaan stok dan lonjakan harga.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan pemanggilan distributor tersebut bertujuan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya mengenai stok minyak goreng. “Jika kita tahu keadaan yang sebenarnya, kita sosialisasikan kepada masyarakat agar tidak ada kegelisahan sehingga keadaan menjadi kondusif,” jelasnya, (17/3/2022).

Dari keempat distributor tersebut, kata Indra, tidak ada indikasi penimbunan. “Mereka juga kita minta jika ada kiriman minyak, langsung segera disetorkan ke agen dan penjual lain. Pengiriman bisa dilakukan sesuai plot agar merata, sehingga tidak ada kesemrawutan distribusi” tegasnya.

Meski begitu, saat ini kondisinya tak seperti pada saat normal. Indra mencontohkan, jika satu distributor memiliki 15 agen dengan jatah pengiriman seminggu 10 dus, saat ini lebih diutamakan pemerataan. “Contohya begitu, karena jika biasanya seminggu 10 dus, saat ini hanya dalam waktu dua hari sudah habis. Ini kita antisipasi,” tegasnya.

Indra menegaskan meski tidak ada indikasi penimbunan di tingkatan distributor dan agen, perlu diwaspadai adanya panic buying di masyarakat. “Kita beserta Dinas Perdagangan turun ke masyarakat untuk menelusuri kemungkinan terjadinya hal tersebut, karena sebentar lagi bulan Ramadan dan Idul Fitri, kebutuhan masyarakat tentu meningkat,” ucapnya.

Selain hal tersebut, Indra juga menyampaikan kebutuhan minyak goreng untuk dunia usaha, terutama usaha kecil dan menengah, juga harus terpenuhi. “Kalau untuk makan di rumah, bahan bisa diolah sesuai kebutuhan. Tapi untuk yang dagang dan usaha, setiap hari butuh minyak, jangan sampai kosong,” paparnya.

Seorang ibu rumah tangga, Waryuni menyampaikan, saat ini minyak goreng lebih mudah didapatkan meski harganya bertambah mahal. “Memang aneh ya, semuanya serba mahal saat ini. Kita yang seperti ini menjadi susah, antre, harga mahal, beli dibatasi,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani