URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di kalangan usia dewasa muda (40-50 tahun). Dokter Spesialis Jantung RSUD dr. Gondo Suwarno, dr. Dina Nugraheni, menjelaskan bahwa faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, obesitas, merokok, dan gaya hidup tidak sehat memicu peningkatan kasus gangguan jantung pada usia muda.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gangguan Jantung Mulai Serang Usia Dewasa Muda, Ini Langkah RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran

Gangguan Jantung Mulai Serang Usia Dewasa Muda, Ini Langkah RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran

Gangguan Jantung Mulai Serang Usia Dewasa Muda, Ini Langkah RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran

Pasien menjalani pemeriksaan gratis dalam kegiatan Peringatan World Heart Day di RSUD dr. Gondo Suwarno, Ungaran, Jumat (13/9/2024). Foto: win
Pasien menjalani pemeriksaan gratis dalam kegiatan Peringatan World Heart Day di RSUD dr. Gondo Suwarno, Ungaran, Jumat (13/9/2024). Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Bahkan, saat ini tren gangguan pada fungsi jantung tersebut mulai menyerang usia dewasa muda dengan rentang umur 40-50 tahun.

Faktor penyebabnya ada bermacam-macam. Mulai dari penyakit kronis yang menjadi pemicu hingga gaya hidup tidak sehat.

Disampaikan oleh Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Sp JP) RSUD dr. Gondo Suwarno, dr. Dina Nugraheni, faktor risiko seperti diabetes, hipertensi, obesitas, hingga gaya hidup yang tidak terkontrol misalnya merokok dan jarang beraktivitas fisik membuat penyakit jantung bergeser ke usia muda.

“Memang pasien yang berobat kronis ke poli jantung masih didominasi usia lanjut. Akan tetapi angka serangan jantung dan gangguan jantung yang usianya di bawah 45 tahun cukup banyak,” ungkapnya ditemui di sela kegiatan World Heart Day (Hari Jantung Sedunia) di RSUD dr. Gondo Suwarno, Ungaran, Jumat (13/9/2024).

Menurutnya, faktor risiko yang menjadi pemicu gangguan jantung bisa diminimalisir. Caranya dengan cek kesehatan secara teratur, berhenti merokok sama sekali, rajin beraktivitas fisik minimal 30 menit dalam sehari, diet seimbang, istirahat yang cukup, dan mengelola stres.

“Apalagi anak muda, seharusnya bisa lebih sadar dan aware terutama terkait gaya hidupnya biar lebih sehat,” jelasnya.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD dr. Gondo Suwarno, dr. Nana Condro menyampaikan, angka fatalitas akibat penyakit jantung sangat tinggi. Tak hanya usia lanjut, menurutnya banyak usia produktif yang tidak bisa tertolong jiwanya akibat “silent killer” ini.

“Kesadaran anak muda untuk menerapkan gaya hidup sehat masih rendah selain faktor risiko penyakit lain yang menyertai seperti hipertensi dan diabetes,” urainya.

Sebetulnya, kata dia, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memastikan kinerja jantung masih berfungsi baik. Salah satunya dengan medical check up (MCU) minimal sekali dalam setahun.

“Ini untuk mengetahui faktor risiko dalam diri kita apakah keluarga ada keturunan hipertensi, kencing manis, dan sebagainya. Kadar lemak di tubuh kita juga turut berpengaruh,” sambungnya.

Sementara Direktur RSUD dr. Gondo Suwarno, dr. Dady Dharmadi menerangkan untuk mendukung pelayanan kesehatan jantung, pihaknya telah menyediakan fasilitas berupa dokter Sp.JP dan alat echocardiography.

“Persiapan selain dokter spesialis jantung, tentu kami sediakan alat yang lebih, harus ada alat minimal echocardiography khusus penyakit jantung,” terangnya.

Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melengkapi fasilitas dengan menambah alat berupa treadmill yang terkoneksi dengan elektrokardiogram (EKG).

“Fungsinya untuk mengetahui kondisi jantung seseorang saat diberikan stressor berupa aktivitas fisik. Dengan demikian, dokter jadi paham perlakuan apa yang harus diberikan kepada pasien dengan gangguan tertentu pada jantung,” lanjutnya.

Dengan penambahan sejumlah fasilitas pelayanan tersebut, ia berharap masyarakat yang hendak memeriksakan jantung tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke rumah sakit yang lebih besar. Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga lebih ringan karena sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Tapi yang paling utama adalah membangun kesadaran masyarakat agar lebih aware dengan kesehatan jantungnya,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana menciptakan PhysioTrack, smart assistance terapi pascastroke berbasis IoT dan AI yang dapat digunakan di rumah. Tim FTEK UKSW mengembangkan inovasi ini di Salatiga pada 2026 karena keterbatasan akses rehabilitasi. Prototipe diuji pada pasien dan meraih Juara 1 Samsung Innovation Campus Batch 7.
PhysioTrack, Inovasi Smart Assistance Karya Mahasiswa, Bantu Terapi Pasca Stroke
Puluhan ribu peserta BPJS Kesehatan PBI di Kabupaten Semarang dinonaktifkan, memicu keluhan warga. Penonaktifan ini berdampak pada akses layanan kesehatan, sehingga ratusan warga mendatangi Dinsos Kabupaten Semarang, Senin (9/2/2026), untuk meminta reaktivasi. Kebijakan ini dilakukan berdasarkan keputusan Kementerian Sosial dengan mekanisme verifikasi ulang.
71 Ribu Kepesertaan BPJS PBI di Kabupaten Semarang Dinonaktifkan, Warga Keluhkan Akses Berobat
RSUD Salatiga resmi berganti nama menjadi RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo setelah polling publik. Perubahan nama dipilih masyarakat dan diserahkan kepada Wali Kota untuk penetapan SK. Nama tersebut dipilih karena jasa dr Soebarkat sebagai tokoh kesehatan dan kepala RSU pertama di Salatiga. Peluncuran nama baru direncanakan dalam waktu dekat.
Tunggu SK Wali Kota, RSUD Salatiga jadi RSUD Soebarkat
Pemkab Semarang berkomitmen mempertahankan capaian Universal Health Coverage melalui Program JKN dengan pembiayaan APBD bagi peserta PBPU Pemda. Hal ini disampaikan Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan Ungaran di Kabupaten Semarang pada 2026. Upaya ini dilakukan untuk menjamin akses layanan kesehatan warga serta meningkatkan mutu layanan dan keaktifan kepesertaan JKN.
Program JKN menjadi Fokus Utama Pemerintah Kabupaten Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal

INFOGRAFIS

TERKINI

Pentingnya sinergi menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, saat Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Semarang Barat, Semarang, Jumat (6/3/2026), melalui penguatan koordinasi TPID dan strategi pengendalian inflasi 4K.
Bank Indonesia Dukung Gerakan Pangan Murah di Jawa Tengah untuk Jaga Stabilitas Harga
Pentingnya sinergi menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, saat Gerakan Pangan...
Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Surplus Jelang Idul Fitri, GPM Digelar Serentak
Pemprov Jateng Pastikan Stok Pangan Surplus Jelang Idul Fitri, GPM Digelar Serentak
Gerakan Pangan Murah serentak digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Program ini dibuka Gubernur Ahmad Luthfi di Kecamatan...
Gerakan Pangan Murah serentak di 35 kabupaten/kota resmi dibuka Gubernur Ahmad Luthfi di Kantor Kecamatan Semarang Barat, Semarang, Jumat (6/3/2026). Program ini digelar pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri melalui operasi pasar dan penguatan distribusi bahan pokok.
Gubernur Ahmad Luthfi Buka Gerakan Pangan Murah Serentak di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah
Gerakan Pangan Murah serentak di 35 kabupaten/kota resmi dibuka Gubernur Ahmad Luthfi di Kantor Kecamatan Semarang Barat, Semarang, Jumat (6/3/2026). Program ini digelar pemerintah daerah untuk menjaga...
Penggeledahan Kantor Administrasi Koperasi Bahana Lintas Nusantara dilakukan penyidik Polda Jawa Tengah yang dipimpin Andry Agustiano di Jalan Fatmawati, Salatiga, Kamis (5/3/2026). Langkah ini terkait pendalaman dugaan tindak pidana. Penyidik memeriksa sejumlah ruangan serta mengamankan dokumen dan barang bukti tambahan untuk proses penyelidikan.
Polda Jateng Geledah Kantor BLN Salatiga, Amankan Sejumlah Barang Bukti
Penggeledahan Kantor Administrasi Koperasi Bahana Lintas Nusantara dilakukan penyidik Polda Jawa Tengah yang dipimpin Andry Agustiano di Jalan Fatmawati, Salatiga, Kamis (5/3/2026). Langkah ini terkait...
Sekitar 30 titik tanah longsor tercatat sejak 2025 hingga awal 2026 di Kabupaten Semarang. Data tersebut disampaikan Bupati Ngesti Nugraha di Ungaran, Kamis (5/3/2026). Longsor dipicu kondisi tanah labil dan tebing tinggi, sehingga pemerintah menyiapkan kajian teknis serta rencana relokasi jalan ke lokasi lebih aman.
30 Titik Longsor Terjadi di Kabupaten Semarang, Pemkab Siapkan Relokasi Sejumlah Ruas Jalan
Sekitar 30 titik tanah longsor tercatat sejak 2025 hingga awal 2026 di Kabupaten Semarang. Data tersebut disampaikan Bupati Ngesti Nugraha di Ungaran, Kamis (5/3/2026). Longsor dipicu kondisi tanah labil...
Muat Lebih

POPULER

Kecelakaan sepeda motor dan truk trailer menewaskan pengendara motor bernama Fajar di Jalan Raya Sruwen–Salatiga, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (2/3/2026) malam. Menurut Lingga Ramadhani dari Polres Semarang, insiden terjadi saat korban menghindari lubang dan oleng ke jalur truk.
Hindari Lubang, Pengendara Motor Tewas Terlindas Trailer di Tengaran
Operasi Tangkap Tangan KPK menjerat dua kepala daerah yakni Sudewo dan Fadia Arafiq di Jawa Tengah pada awal Maret 2026. Gubernur Ahmad Luthfi mengingatkan pejabat publik menjalankan pemerintahan bersih setelah kasus dugaan korupsi pengadaan di Pekalongan ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi melalui operasi tangkap tangan.
Dua Kepala Daerah Terjaring OTT, Ahmad Luthfi Minta Pejabat Publik Clean dan Good Government
Relokasi sementara warga terdampak longsor disiapkan oleh Ngesti Nugraha bersama Pemerintah Kabupaten Semarang di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur pada Rabu (4/3/2026). Langkah ini dilakukan karena pergerakan tanah mendekati permukiman, dengan menyiapkan lahan huntara, pemasangan EWS, serta pemantauan bersama instansi terkait.
Pemkab Semarang Siapkan Lahan 2,6 Hektare untuk Skenario Relokasi Warga Terdampak Longsor di Kalongan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved