KABAR RASIKA

Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan

Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan

Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan

Muh. Haris, Komisi IX DPR RI, Subkhan Kepala BPJS Kesehatan Ungaran, Saefudin kades Bener saat sosialisasi BPJS Kesehatan Foto Arief Rasika

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang menghadiri kegiatan Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar di Aula Pinus Park Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus ruang dialog masyarakat terkait layanan kesehatan dan program BPJS Kesehatan.

Kepada rasikafm.com, Kepala Desa Bener, H. Saefudin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayahnya. Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai layanan BPJS Kesehatan.

“Terima kasih karena Desa Bener dipercaya menjadi lokasi sosialisasi ini sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung. Silakan masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya terkait layanan BPJS Kesehatan maupun program JKN,” ujarnya.

Menurut kades, selama ini banyak pertanyaan dari masyarakat soal BPJS Kesehatan, baik kepada perangkat desa atau tokoh masyarakat dan ketua RT, untuk itulah pihaknya mengandeng BPJS guna memberikan soasialisasi agar masyarakat jelas.

Dalam kesempatan tersebut, Muh. Haris turut menyampaikan penjelasan mengenai tugas dan fungsi Komisi IX DPR RI, termasuk kemitraannya dengan BPJS Kesehatan dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Haris menegaskan bahwa program JKN merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara DPR RI, BPJS Kesehatan, dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar pelayanan kesehatan semakin mudah diakses oleh masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjadi peserta JKN serta mengetahui berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan. Kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijaga bersama,” ungkapnya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan, menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus diperkuat guna mewujudkan layanan kesehatan yang semakin optimal bagi masyarakat. Dukungan dari Komisi IX DPR RI juga dinilai turut memperkuat pelaksanaan program JKN di berbagai daerah. Selain itu, pemerintah daerah terus mengalokasikan anggaran untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

“Program JKN hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak. Pemerintah pusat maupun daerah terus berupaya memberikan dukungan agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara optimal,” jelas Subkhan.

BPJS Kesehatan, lanjutnya, juga memiliki layanan Mobil Penyuluhan Keliling untuk mendekatkan informasi kepada masyarakat. Terkait isu kepesertaan BPJS nonaktif, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan memastikan tidak terdapat perubahan signifikan dari sisi jumlah kepesertaan.

“Apabila masyarakat mengalami kendala atau memiliki keluhan, kami berharap dapat segera disampaikan agar bisa segera ditindaklanjuti dan diberikan solusi,” tambahnya.

Menurutnya, Program JKN tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan. Dengan adanya jaminan kesehatan, masyarakat yang sakit tidak perlu terbebani biaya pengobatan yang tinggi.

Kades Bener dan Kepala BPJS berikan keterangan media

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan 31 Asuransi Kesehatan Tambahan
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Kebakaran melanda tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (17/10/2026). Petugas Damkar Kota Salatiga bersama tim gabungan berhasil memadamkan api sekitar...
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga pendidikan Gangwon, Korea Selatan. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Prihatin dijadwalkan mengikuti pelatihan lapangan di Korea Selatan pada 17–24 Oktober 2026.
Prihatin Suryaningtyas, Guru SMP Muhammadiyah Salatiga Lolos Belajar Gratis ke Korea
Prihatin Suryaningtyas, guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, lolos seleksi nasional Program Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) 2026, hasil kerja sama Kemendikdasmen RI dengan lembaga...
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5
Sidorejo Kidul Kekeringan, Pemkot Salatiga Distribusi 5.000 Liter Air, Cukupkah?
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan meninjau penyaluran 5.000 liter air bersih bagi warga Druju, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, pada 14 Oktober 2026. Bantuan dari PDAM Kota Salatiga tersebut...
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan tanah kas desa. Joni membantah mengambil keuntungan pribadi, sementara praktisi hukum Muhammad Sofyan mengingatkan pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan data dan fakta.
Diterpa Isu Miring, Joni Anwar Buka Suara, Tegaskan BPD dan Perangkat Desa tidak Ambil Keuntungan
Menjelang Pilkades Susukan, Kabupaten Semarang, pada 14 Desember 2026, kepala desa petahana Joni Anwar memberikan klarifikasi atas isu yang beredar di media sosial terkait kerja sama PT Wilbert dan penyewaan...
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang,...
Muat Lebih

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
[pekok2]