URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan kado laptop kepada Sagita Nirmalasari (15), salah satu penghuni Panti Asuhan Yatim Puteri Aisyiyah Kotta Barat Solo. Saat berkunjung ke panti, Ganjar mengajak anak-anak ngobrol dan menunjukkan bakat mereka. Menurutnya, anak-anak di panti perlu diberikan semangat dan motivasi untuk semakin percaya diri dan berprestasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Berbagi Kebahagiaan dan Motivasi kepada Anak-Anak Panti Asuhan

Ganjar Berbagi Kebahagiaan dan Motivasi kepada Anak-Anak Panti Asuhan

Ganjar Berbagi Kebahagiaan dan Motivasi kepada Anak-Anak Panti Asuhan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan kado laptop kepada Sagita Nirmalasari (15), salah satu penghuni Panti Asuhan Yatim Puteri Aisyiyah Kotta Barat Solo. Saat berkunjung ke panti, Ganjar mengajak anak-anak ngobrol dan menunjukkan bakat mereka. Menurutnya, anak-anak di panti perlu diberikan semangat dan motivasi untuk semakin percaya diri dan berprestasi.
Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat berkunjung di Panti Asuhan Yatim Puteri Aisyiyah Kotta Barat Solo. Minggu (9/4/2023).
featured-img

Sagita Nirmalasari (15), tak pernah menyangka akan bertemu idolanya, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Apalagi, ia mendapat kado laptop dari Ganjar.

Mala merupakan satu di antara puluhan penghuni Panti Asuhan Yatim Puteri Aisyiyah Kotta Barat Solo. Mala dan teman-temannya tak menyangka, orang nomor satu di Jawa Tengah itu tiba-tiba berkunjung ke tempat mereka, Minggu (9/4/2023).

“Lagi pada ngapain ini, nunggu buka puasa ya,” sapa Ganjar, saat masuk ke aula panti.

Ganjar kemudian mengajak anak-anak panti itu ngobrol. Kepada Ganjar, mereka bercerita tentang pengalaman dan prestasinya masing-masing. Ada yang pernah menjadi juara silat, dan ada yang juara lomba nyanyi, termasuk di antaranya Mala.

“Ayo nyanyi sini. Lagu apa yang paling suka,” kata Ganjar.

Mala pun dengan berani maju ke depan. Saat diminta menyanyikan lagu pop, rock atau dangdut, Mala memilih lagu dangdut. Lagu Denny Caknan dibawakan Mala dengan sangat bagus, di hadapan Ganjar.

“Wah hebat kamu. Karena sudah berani, saya kasih hadiah ya. Mau sepeda, HP, apa laptop?” tanya Ganjar.

Mala pun memilih laptop. Betapa senangnya dia, ternyata Ganjar benar-benar akan membelikannya laptop.

“Senang sekali dapat laptop dari Pak Ganjar. Nanti bisa buat ngerjain tugas. Tadi dikasih laptop habis nyanyi. Saya memang hobi nyanyi,” katanya.

Sementara itu, Ganjar mengatakan sengaja mampir ke panti asuhan untuk menyapa anak-anak dan berbagi kebahagiaan dengan mereka. Setiap datang ke panti, Ganjar selalu membawa kado, untuk anak-anak panti, berupa mainan, buku, dan lainnya.

“Anak-anak ini perlu kami kasih semangat. Dan hari ini kami kasih spirit dan motivasi kepada mereka agar semangat belajar dan makin percaya diri,” katanya.

Menurutnya, anak-anak di panti itu sudah dididik dengan baik. Buktinya, bakat mereka muncul. Ada yang juara silat, menyanyi dan banyak lainnya.

“Maka tadi saya minta talentanya ditunjukan. Kalau ditunjukan, mungkin anak-anak ini akan punya bakat-bakat yang memang terpendam dan bisa digosok, sehingga kelak mereka menjadi orang yang punya keterampilan, dan bermanfaat untuk dirinya sendiri dan masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA :

Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dinas Sosial Kabupaten Semarang mengungkap sejarah berkembangnya kawasan Tegal Panas dan Gembol yang kini dikenal sebagai lokasi karaoke dan praktik prostitusi terselubung. Kepala Dinsos Istichomah menjelaskan, Jumat (26/6/2026), kedua kawasan bermula dari warung bagi pengguna jalan dan sopir truk, lalu berkembang menjadi usaha hiburan tanpa izin. Dinsos berfokus pada pendampingan penyintas HIV/AIDS, pelatihan keterampilan, serta penanganan dampak sosial, sementara penertiban menjadi kewenangan Satpol PP.
Kawasan Tegal Panas dan Gembol Tak Berizin, Dinsos Fokus Dampingi Warga Binaan dan Terdampak Sosial
Pemerintah Kabupaten Semarang menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan layak kepada 121 anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu di Kantor Dinsos Kabupaten Semarang, Kamis (25/6/2026). Bantuan hasil kolaborasi Dinas Sosial dengan Sentra Antasena Kementerian Sosial ini diberikan kepada anak-anak penerima kategori desil 1 hingga 5 untuk mendukung kebutuhan sekolah, kesehatan, dan kesejahteraan mereka bertepatan dengan momentum Muharam.
Momentum 10 Muharam, 121 Anak Yatim dan Kurang Mampu di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga