URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga digegerkan dengan penemuan jasad di sungai Jalan Sriwijaya, Candisari atau tepatnya di depan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Jateng (Jateng), Kamis (11/8/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Geger! Penemuan Jasad di Sungai Sriwijaya Semarang

Geger! Penemuan Jasad di Sungai Sriwijaya Semarang

Geger! Penemuan Jasad di Sungai Sriwijaya Semarang

Proses evakuasi penemuan jenazah di sungai Jalan Sriwijaya, Candisari atau tepatnya di depan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Jateng (Jateng), Kamis (11/8/2022).
featured-img

SEMARANG – Warga digegerkan dengan penemuan jasad di sungai Jalan Sriwijaya, Candisari atau tepatnya di depan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Jateng (Jateng), Kamis (11/8/2022) sekira pukul 15.00 WIB.

Dalam pantauan, jenazah berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan dalam keadaan mengambang dengan posisi telungkup mengenakan baju garis besar warna hijau dan celana warna hitam.[irp posts=”41186″ name=”Jenazah Yang Ditemukan di Sungai Jalan Sriwijaya Ternyata Korban Tabrak Lari oleh Lawyer”]

Penemuan jenazah ini pertama kali diketahui oleh Dimas Prasetya Anugerah (15) warga Genuk Baru. Dirinya mengaku sebelum melihat korban, ia sedang mencari cacing di sepanjang bantaran sungai. Lalu tepatnya setelah Adzan Ashar ia kaget melihat orang yang mengapung.

“Tadi habis adzan saya lagi bersama teman-teman sedang cari cacing. Kaget, kiranya boneka dan tak lempar pakai batu dari atas, kok kelihatan kepalanya,” ujarnya di lokasi kejadian.

Menurutnya, pertama kali dirinya melihat kondisi korban dengan kepala dipenuhi. Adanya hal tersebut, selanjutnya Dimas kemudian melapor ke pihak keamanan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng untuk diteruskan ke pihak kepolisian.

“Lalu saya naik, terus saya melapor ke satpam. bilang itu ada orang di sungai,” terangnya.

Sementara itu, Petugas Keamanan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jateng, Dwi Agus Fitrianto menerangkan mengetahui kejadian ini setelah ia menerima laporan dari anak kecil tengah mencari cacing di sungai.

“Anak kecil lagi cari cacing di bawah, terus melihat sosok mayat dikira boneka. Terus dia melapor ke saya, pak itu boneka apa mayat. Terus saya lihat ternyata mayat,” bebernya.

Adanya laporan tersebut, dirinya langsung melaporkan kejadian ke pimpinan hingga kepolisian guna dilakukan evakuasi. “Terus saya laporan pimpinan dan Polsek Candisari,” imbuhnya.

Terpisah, Kapolsek Candisari, Iptu Handri Kristanto membeberkan telah bertemu dengan pihak keluarga korban dan dimintai keterangan. Menurut keterangan sang anak, orangtuanya tersebut meninggalkan rumah pagi hari untuk olahraga.

“Kalau data sementara itu (korban) bernama Jojo, warga Wonotingal. Menurut keterangan anaknya, korban pagi hari keluar rumah setelah subuh, olahraga jalan-jalan. Biasanya pulang jam 08.00, tapi sampai siang belum ada pulang,” ucapnya.

Meski demikian, pihak keluarga juga telah mencari keberadaan korban. Namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya mendapat kabar tersebut setelah mengetahui postingan gambar kejadian ini dari media sosial. Ketika berada di lokasi, sang anak hanya mengenali ciri-ciri sepatu dari seseorang yang berada di lokasi kejadian.

“Si anak tahunya sore hari itu. Kemudian langsung datang ke lokasi kejadian. Dan ternyata benar, korban adalah orangtuanya,” jelasnya.

BACA JUGA :

Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu