URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menjelang tahapan masa tenang dan pemungutan suara Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Semarang menggelar Apel Siaga Pengawasan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Kamis (21/11/2024) pukul 09.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gelar Apel Siaga, Bawaslu Kabupaten Semarang Pastikan Kesiapan Pengawasan Pemilu 2024

Gelar Apel Siaga, Bawaslu Kabupaten Semarang Pastikan Kesiapan Pengawasan Pemilu 2024

Gelar Apel Siaga, Bawaslu Kabupaten Semarang Pastikan Kesiapan Pengawasan Pemilu 2024

Ratusan peserta mengikuti Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang dan Pemungutan Suara di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Kamis (21/11/2024). Foto: Bawaslu Kabupaten Semarang
Ratusan peserta mengikuti Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang dan Pemungutan Suara di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Kamis (21/11/2024). Foto: Bawaslu Kabupaten Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Menjelang tahapan masa tenang dan pemungutan suara Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Semarang menggelar Apel Siaga Pengawasan Tahapan Masa Tenang dan Pemungutan Suara di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Kamis (21/11/2024). Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh 482 peserta, termasuk Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan/Desa, serta Pengawas TPS se-Kabupaten Semarang.

Sebanyak 30 tamu undangan turut hadir, di antaranya Plt. Bupati Semarang, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Forkopimda Kabupaten Semarang, Rektor Universitas Ngudi Waluyo dan Undaris, serta perwakilan organisasi masyarakat, keagamaan, dan kepemudaan di Kabupaten Semarang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto, selaku pembina apel, menegaskan bahwa acara ini bertujuan memastikan kesiapan pengawasan pada tahapan masa tenang, pemungutan, dan penghitungan suara Pemilu 2024.

“Hari ini kami pastikan semua peserta apel telah siap melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pemilu, termasuk kampanye dan distribusi logistik. Pastikan tidak ada kendala yang muncul,” ujar Agus dalam amanatnya.

Agus juga meminta jajaran pengawas di semua tingkatan untuk memastikan masa tenang benar-benar kondusif. “Masa tenang harus menjadi waktu yang damai, bukan sebaliknya. Pastikan pembersihan alat peraga kampanye (APK) terlaksana dengan baik dan lakukan patroli pengawasan,” tegasnya.

Pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara, Agus menekankan pentingnya pencegahan dan penanganan pelanggaran. “Tugas kita bukan hanya mengawasi, tapi juga mencegah dan menangani pelanggaran. Pastikan semua tahapan berjalan sesuai peraturan yang berlaku,” tambahnya.

Ia menutup amanatnya dengan pesan untuk menjaga profesionalitas dan netralitas dalam melaksanakan pengawasan. “Jaga integritas, profesionalitas, dan netralitas dengan penuh tanggung jawab. Lakukan pengawasan secara humanis,” tuturnya.

Plt. Bupati Semarang, diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Semarang, Suyana, mengimbau semua pihak untuk bersinergi demi demokrasi yang berkualitas. “Mari kita bergandengan tangan untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang jujur, adil, dan bermartabat di Kabupaten Semarang,” ujar Suyana.

Pada kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Semarang juga meluncurkan buku berjudul “Sengketa dalam Konsep Keadilan Pemilu: Mencegah Lebih Baik daripada Mengadili” yang disusun oleh tim redaksi Bawaslu Kabupaten Semarang.

Kegiatan diakhiri dengan pelepasan burung merpati oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Semarang bersama Forkopimda, sebagai simbol kesiapsiagaan dalam mengawal tahapan Pemilu 2024. (win)

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved