URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Sabtu (1/6/2024), ratusan peserta dari berbagai kalangan seperti pelajar SMA, Pramuka, PNS, anggota Ormas, serta TNI Polri, mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Semarang di alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur. Usai upacara, Badan Kesbangpol Kabupaten Semarang secara simbolis membagikan puluhan Bendera Merah Putih kepada perwakilan Lurah, Kepala Desa, dan Ormas sebagai bagian dari Gerakan Pembagian Sepuluh Juta Bendera Merah Putih yang akan berlangsung hingga 17 Agustus 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gerakan Bagi-bagi 10 Juta Bendera Merah Putih Warnai Upacara Harlah Pancasila di Ungaran

Gerakan Bagi-bagi 10 Juta Bendera Merah Putih Warnai Upacara Harlah Pancasila di Ungaran

Gerakan Bagi-bagi 10 Juta Bendera Merah Putih Warnai Upacara Harlah Pancasila di Ungaran

ada Sabtu (1/6/2024), ratusan peserta dari berbagai kalangan seperti pelajar SMA, Pramuka, PNS, anggota Ormas, serta TNI Polri, mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Semarang di alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur. Usai upacara, Badan Kesbangpol Kabupaten Semarang secara simbolis membagikan puluhan Bendera Merah Putih kepada perwakilan Lurah, Kepala Desa, dan Ormas sebagai bagian dari Gerakan Pembagian Sepuluh Juta Bendera Merah Putih yang akan berlangsung hingga 17 Agustus 2024.
Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha membagikan bendera merah putih secara simbolis kepada perwakilan peserta upacara harlah Pancasila di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran, Sabtu (1/6/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar SMA, Pramuka, PNS, anggota Ormas dan TNI Polri mengikuti upacara bendera peringatan hari lahir (harlah) Pancasila tingkat Kabupaten Semarang di alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Sabtu (1/6/2024).

Setelah upacara selesai, sedianya para peserta hendak meninggalkan lapangan. Namun kali ini perwakilan peserta menerima pembagian puluhan Bendera Merah Putih dari Badan Kesbangpol Kabupaten Semarang secara simbolis kepada perwakilan Lurah dan Kepala Desa serta ormas.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Semarang Suyana mengatakan pembagian Bendera Merah Putih itu menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri RI Nomor 400.10.1.1/2152/SJ tentang Gerakan Pembagian Sepuluh Juta Bendera Merah Putih di seluruh tanah air. Kegiatan akan berlangsung sampai dengan 17 Agustus 2024 mendatang.

“Hari ini bersamaan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Bupati Semarang telah mencanangkan dimulainya Gerakan Pembagian Sepuluh Juta Bendera Merah Putih di Kabupaten Semarang,” ungkapnya.

Ditambahkan, seluruh komponen daerah mulai dari OPD, swasta dan perseorangan diimbau untuk mendukung gerakan ini. Suyana optimis partisipasi dari berbagai unsur daerah itu akan dapat mengumpulkan setidaknya lima ribu lembar Bendera Merah Putih. Nantinya, bendera akan dibagikan kepada masyarakat dalam berbagai kegiatan sampai menjelang peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI nanti.

“Kegiatan gotong royong ini juga dimaksudkan untuk menggugah semangat patriotisme warga dan cinta tanah air,” tambahnya.

Sementara itu saat menjadi inspektur upacara, Bupati Ngesti Nugraha menegaskan Pancasila sebagai pemersatu Bangsa Indonesia yang memiliki perbedaan suku, agama, budaya dan Bahasa.

“Perkembangan situasi global yang ditandai kemajuan teknologi komunikasi menjadi tantangan tersendiri bagi Bangsa Indonesia. Pancasila diharapkan menjadi filter agar Bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan,” katanya membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. (Diskominfo Kab. Semarang/win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved