KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

H-7 Lebaran, Forkompimda Kabupaten Semarang Sidak Pusat Perbelanjaan

H-7 Lebaran, Forkompimda Kabupaten Semarang Sidak Pusat Perbelanjaan

H-7 Lebaran, Forkompimda Kabupaten Semarang Sidak Pusat Perbelanjaan

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo dan Dandim 0714/Salatiga Letkol (Inf) Loka Jaya Sembada sidak bahan makanan di swalayan Luwes Ungaran, Rabu (5/5/2021). (Foto/ Humas Polres Semarang)

UNGARAN – Dalam rangka memastikan stabilitas harga barang kebutuhan pokok menjelang Lebaran Idul Fitri 1442 H dan pengawasan terhadap harga barang dan kadaluarsa di wilayah Kabupaten Semarang, Pemkab Semarang bersama TNI dan Polri turun langsung ke sejumlah pasar tradisional dan pasar modern yang ada di Kabupaten Semarang. Pengawasan dilakukan di dua lokasi yakni Pasar Swalayan Luwes dan Superindo Ungaran.

“Kegiatan Sidak ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan serta kualitas pangan yang akan dikonsumsi menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai inspeksi mendadak (sidak) makanan dan minuman di pasar modern Luwes, Rabu (5/5/2021).

Berdasarkan pantauan sementara, harga bahan pangan masih stabil. Kenaikan harga beberapa komoditi juga masih wajar.

“Sejauh ini belum ada harga atau barang kadaluarsa yang bermasalah sehingga bisa dijual dan dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo menjelaskan bagi pasar swalayan dan pasar tradisional untuk menerapkan protokol kesehatan secara masif, termasuk mengurangi kerumunan guna mencegah klaster penyebaran Covid-19.

“Kami telah mengimbau kepada pengelola Pasar Swalayan dan Pasar Tradisional di Kabupaten Semarang selain menjaga ketahanan pangan dan kualitas pangan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan guna masyarakat kabupaten semarang yang sehat dan aman. Terlebih lebaran tinggal hitungan hari, kemungkinan kunjungan masyarakat untuk berbelanja akan meningkat,” urainya. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]