KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Harga Kedelai Masih Tinggi, 20 % Perajin Tahu Tempe di Kendal Berhenti Produksi

Harga Kedelai Masih Tinggi, 20 % Perajin Tahu Tempe di Kendal Berhenti Produksi

Harga Kedelai Masih Tinggi, 20 % Perajin Tahu Tempe di Kendal Berhenti Produksi


RASIKAFM – Sekitar 20 persen perajin tahu dan tempe di Kabupaten Kendal berhenti berproduksi menyusul harga kedelai yang masih tinggi. Kedelai impor saat ini di atas Rp10.000 per kilogram yang membuat perajin makin terhimpit.

Ketua Primer Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (Primkopti) Harum Kendal, Rifai mengatakan, Operasi pasar yang dilakukan pemerintah tidak berdampak karena harga kedelai impor masih tinggi. Sebab operasi pasar kepada pedagang hanya dilaksanakan tiga kali. Sedangkan kebutuhan kedelai di Kabupaten Kendal mencapai 1.000 ton per bulan. Sementara operasi pasarhanya menyiapkan 100 kilogram. Sehingga tidak seimbang dengan kebutuhan.

Dengan masih tingginya harga kedelai, jika dipaksakan tetap berproduksi keuntungan yang diraih sangat tipis. Perajin juga tidak mungkin menaikan harga jual produksinya karena takut tidak laku .

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]