URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hindari Kesan Angker, Makam Singo Dongso di Cat Warna Warni, Kini Viral di Medsos

Hindari Kesan Angker, Makam Singo Dongso di Cat Warna Warni, Kini Viral di Medsos

Hindari Kesan Angker, Makam Singo Dongso di Cat Warna Warni, Kini Viral di Medsos

featured-img
Sejumlah warga mengecat makam di TPU Singo Dongso Karangkepoh Argomulyo Salatiga dengan cat warna warni. (Foto:/rief)

RASIKAFM – Berkunjung kemakam biasanya kita akan mendapati kesan angker dan “singup” serta seram, namun hal itu tidak lagi terlihat di tempat pemakaman umum (TPU) Singo Dongso Karangkepoh I di Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Tempat peristirahatan terakhir bagi warga yang telah meninggal itu bahkan terkesan meriah lantaran warna warni yang terlihat.

Tak hanya lukisan di dinding pembatas makam, kijing makam juga memiliki warna berbeda-beda. Ada cokelat, oranye, hijau, dan warna lain.

Tampilan pemakaman yang menarik dan unik itu berawal dari ide juru kunci Toni Priyanto.

Awalnya, Toni mengecat tembok makam. Kemudian, merembet ke nisan-nisan yang ada.

“Batu-batu besar di bawah pohon juga dicat agar tidak memberi kesan menakutkan,” katanya.
Toni mengaku prihatin karena makam semakin sepi akibat tidak ada orang yang berkunjung mengirim doa untuk keluarga dan kerabatnya.

Apalagi, di masa pandemi Covid-19, intensitas warga berkegiatan di luar rumah berkurang, termasuk berziarah.

Lurah Tegalrejo Titin Eka Novia mengapresiasi warga yang mengecat makam.

“Saya beli cat sendiri. Lalu, banyak yang mendukung, pengurus makam lapor ke kelurahan dan warga, akhirnya gotong-royong untuk cat tembok dan nisan-nisan,” kata Toni.

Di satu sisi tembok, aneka warna terlihat untuk menggambarkan keceriaan.

Di sisi lain, ada gambar nelayan menangkap ikan dan kata-kata pengingat untuk manusia.

“Intinya satu, tidak boleh ada gambar yang menyeramkan. Kita ingin semua bisa berkunjung ke makam, termasuk anak-anak, dan berdoa dengan baik tanpa nuansa ketakutan,” tegas Toni.

Untuk mengecat area pemakaman seluas kurang lebih 1.000 meter persegi tersebut, hingga saat ini, warga telah menghabiskan 40 kilogram cat.

Lurah Tegalrejo Titin Eka Novia mengapresiasi warga yang menghilangkan kesan angker makam dengan melakukan pengecatan aneka warna.

“Kelurahan tentu mendukung karena ide ini mendapat persetujuan warga juga. Anak-anak juga tidak takut ke makam,” terangnya.

Titin mengatakan, ada tiga warga korban Covid-19 yang dimakamkan di Makam Singo Dongso.

“Warga juga welcome karena mendapat edukasi dan sosialisasi yang baik, jadi tidak perlu takut mengirim doa secara langsung karena aman dan makamnya unik,” ungkapnya. (rief)

BACA JUGA :

Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima audiensi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III di ruang kerjanya untuk membahas delapan aksi perubahan yang dirancang sebagai inovasi...
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Kelangkaan pasokan daging sapi terjadi di Kota Salatiga pada Juni 2026 akibat menurunnya populasi sapi potong yang siap dipasarkan. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga mencatat kebutuhan sekitar 15...
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Rutan Kelas II B Salatiga resmi menjalin kerja sama dengan Badan Bimbingan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (FH USM) di Salatiga untuk memperluas akses layanan bantuan...
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?
Pemerintah memastikan skema insentif Rp5 juta untuk pembelian motor listrik semakin dekat diterapkan setelah Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan menyelesaikan koordinasi aturan, dengan Peraturan...
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan...
Muat Lebih

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu