URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka HUT ke-501 Kabupaten Semarang pada Selasa (15/3/2022) ia menyampaikan Bupati Semarang diharapkan bisa menggenjot lagi visi misinya sesuai target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Mbak Google

KABAR RASIKA

HUT Ke-501 Kabupaten Semarang, Ini Harapan Ketua DPRD Kabupaten Semarang

HUT Ke-501 Kabupaten Semarang, Ini Harapan Ketua DPRD Kabupaten Semarang

HUT Ke-501 Kabupaten Semarang, Ini Harapan Ketua DPRD Kabupaten Semarang

featured-img

UNGARAN – Kabupaten Semarang telah memasuki usia ke-501 pada tahun 2022 ini. Berbagai harapan disampaikan demi Kabupaten Semarang yang lebih baik lagi. Salah satunya datang dari Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening.

Ditemui usai memimpin sidang paripurna istimewa dalam rangka HUT ke-501 Kabupaten Semarang pada Selasa (15/3/2022) ia menyampaikan Bupati Semarang diharapkan bisa menggenjot lagi visi misinya sesuai target yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Sempat dua tahun visi misi Bupati ini tidak optimal karena fokus pada penanganan pandemi. Momentum ini baiknya bisa digunakan untuk memaksimalkan pencapaian visi misi di sisa masa jabatan,” ungkapnya.

Menurut Bondan pihaknya sebagai lembaga legislatif siap mendukung penuh Pemkab Semarang dalam hal ini Bupati beserta jajarannya dalam mewujudkan program-program lembaga eksekutif.

“Pada intinya kami siap support, baik dari segi anggaran maupun kontrol dalam pelaksanaannya,” terangnya.

Dikatakan Bondan, yang cukup mendesak saat ini adalah bagaimana Pemkab Semarang fokus melaksanakan program di bidang industri, pertanian dan pariwisata (intanpari) di sisa masa jabatan dan penanganan pandemi di Bumi Serasi.

“Dari ketiga sektor itu, harus ditentukan program mana yang menjadi prioritas dan harus segera dilaksanakan,” urainya.

Terkait penanganan pandemi, lanjut Bondan, saat ini masih tersedia anggaran belanja tak terduga (BTT) sebesar 30 miliar. Dari jumlah itu, yang terpakai baru sekitar 20 persen.

“Baru terpakai sekitar 6 miliar, berarti masih ada sisa yang bisa digunakan untuk melaksanakan program RPJMD. Tapi tidak bisa serta merta dipakai, sebab harus menunggu tahun berjalan habis,” timpalnya. (win)

BACA JUGA :

Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga