URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah membuka Seleksi Nasional Magang Jepang di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas pada 8–12 Juni 2026. Program kerja sama dengan IM Japan tersebut diikuti ratusan peserta sebagai upaya meningkatkan kompetensi, membuka peluang kerja internasional, sekaligus membentuk tenaga kerja berkarakter dan berdaya saing global.

Mbak Google

KABAR RASIKA

LP Ma’arif NU Jateng Gelar Seleksi Nasional Magang Jepang, Buka Peluang Karier Global bagi Generasi Muda

LP Ma’arif NU Jateng Gelar Seleksi Nasional Magang Jepang, Buka Peluang Karier Global bagi Generasi Muda

LP Ma’arif NU Jateng Gelar Seleksi Nasional Magang Jepang, Buka Peluang Karier Global bagi Generasi Muda

Ma’arif NU Jateng Selenggarakan Seleksi Nasional Magang Jepang
featured-img

BANYUMAS – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi membuka agenda Seleksi Nasional Magang Jepang yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 12 Juni 2026 di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas. Kegiatan strategis ini diselenggarakan sebagai langkah nyata dalam membuka jalan bagi generasi muda untuk membangun karier sekaligus meningkatkan kompetensi di level internasional.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Dinnakerin) Banyumas, Wahyu Dewanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya seleksi ini. Menurutnya, program magang ke Jepang merupakan kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan.

“Ini tidak hanya kesempatan bekerja, namun juga untuk belajar tentang budaya kerja dan manajemen kerja, untuk kita menjadi lebih maju,” ujar Wahyu.

Beliau juga menegaskan bahwa program ini menjadi bagian dari solusi konkret untuk mengurangi angka pengangguran. Berdasarkan data panitia, dari total 204 peserta yang terdaftar, sebanyak 108 peserta hadir untuk mengikuti tahapan seleksi. Pak Wahyu memuji minat yang luar biasa dari para peserta dan mengingatkan bahwa persaingan ini menuntut kesiapan yang menyeluruh.

“Keberhasilan dari pelatihan ini tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan fisik, tapi mental, ketekunan, serta integritas untuk semangat belajar. Ikuti semua tahapan seleksi ini dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Persiapkan fisik, mental, akademik, dan administrasi. Bawalah nama baik Indonesia di sana, dan kembalilah dengan menjadi orang sukses yang bermanfaat untuk negara,” pesannya dengan penuh semangat.

Misi Internasionalisasi Nilai-Nilai NU
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Dr. M. Ahsanul Husna, memberikan motivasi dan harapan besar kepada seluruh peserta agar bisa melalui proses seleksi ini dengan sukses.

Selain kesuksesan karier secara personal, Dr. M. Ahsanul Husna juga menitipkan misi syiar yang mulia. Beliau berharap, ketika para peserta berhasil berangkat dan bekerja di Jepang, mereka mampu menjadi representasi yang baik serta dapat mengkampanyekan nilai-nilai Nahdlatul Ulama (NU) di dunia internasional.

Perwakilan dari IM Japan, Nur Hidayat, memaparkan bahwa seleksi ini membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para pemuda untuk mendapatkan pekerjaan di level internasional. Ia juga mengonfirmasi bahwa selain Jepang, saat ini sudah ada negara-negara lain yang turut menjalin kerja sama dengan IM Japan, sehingga peluang kerja global semakin terbuka lebar.

Nur Hidayat menekankan pentingnya aspek kepribadian dan tanggung jawab moral selama berada di luar negeri. Para peserta yang lolos nantinya akan menyandang status sebagai representasi negara.
“Saya harap yang hadir semuanya sukses. Di Jepang harus menjaga nama baik bangsa Indonesia. Agar menambah kepercayaan perusahaan Jepang, Anda akan menjadi duta Indonesia. Untuk menjadi peserta yang baik, harus diawali dengan menjadi pribadi yang baik,” tegas Nur Hidayat.

Melalui sinergi antara LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Dinnakerin, dan IM Japan, program seleksi ini diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja profesional yang mandiri, berkarakter mulia, serta siap bersaing di kancah global.

BACA JUGA :

Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Kampus Sahabat Lansia, Kisah UKSW Menjaga Semangat Belajar di Usia Senja
Pemerintah Kabupaten Semarang kembali mempertegas larangan penjualan dan pengadaan seragam oleh satuan pendidikan setelah polemik dugaan pungutan seragam di SMP Negeri 2 Ungaran. Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro, Jumat (26/6/2026), meminta seluruh kepala sekolah mematuhi Pasal 181 PP Nomor 17 Tahun 2010, mengembalikan mekanisme pengadaan kepada komite sekolah bersama wali murid, serta memastikan sekolah tidak melakukan pungutan maupun pengadaan seragam.
Sekda Kabupaten Semarang Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam, Pengadaan Dikembalikan ke Komite
SMP Negeri 2 Ungaran memastikan tidak pernah menjual maupun mengadakan seragam bagi peserta didik baru setelah muncul isu dugaan pungutan seragam. Pada Kamis (25/6/2026), pihak sekolah menyatakan seluruh dana titipan dari sekitar 50 wali murid telah diperintahkan untuk dikembalikan, sementara Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan sekolah wajib mematuhi aturan yang melarang pengadaan dan penjualan seragam di lingkungan pendidikan.
Kepala SMPN 2 Ungaran Tegaskan Tak Ada Pengadaan Seragam di Sekolah
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Disdikbudpora meluncurkan program Penyuluh Masuk Sekolah dan Sekolah Pangan Lestari untuk meningkatkan literasi pertanian pelajar serta menarik minat generasi muda menjadi petani. Program yang disiapkan mulai tahun ajaran baru ini hadir sebagai respons atas menurunnya jumlah petani dan dominasi petani berusia di atas 45 tahun yang berpotensi mengancam regenerasi sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah
Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Salatiga resmi dilantik di Pondok Pesantren Sunan Giri, Argomulyo, pada 21 Juni 2026. Pelantikan ini menjadi momentum penguatan kaderisasi dan peran pemuda dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi. Melalui pameran UMKM dan penguatan pilar ekonomi, politik, serta sosial, Ansor didorong untuk berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan pembangunan daerah.
Resmi Dilantik, GP Ansor Salatiga Didorong Perkuat Sinergi Ekonomi
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026