URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan

Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan

Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan

featured-img

Semarang – Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana. Kerja kemanusiaan, menurutnya, harus dilakukan tanpa memandang organisasi, agama maupun ideologi.

Pesan tersebut disampaikan Gus Rozin saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Jatirejo, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026).

“Dalam konteks kemanusiaan, kerja sama antar elemen masyarakat tanpa memandang kelompok, ideologi dan agama harus terus kita junjung dan kedepankan,” ujar Gus Rozin.

Ia mengingatkan bahwa Jawa Tengah menghadapi ancaman bencana hampir setiap tahun. Kekeringan kerap terjadi saat musim kemarau, sementara banjir dan tanah longsor mengancam sejumlah daerah ketika musim penghujan.

Karena itu, kesiapsiagaan relawan harus terus dibangun melalui pelatihan, simulasi dan penguatan kemampuan respons di lapangan.

“Respons yang cepat hampir selalu dibutuhkan ketika menghadapi suatu kejadian. Respons yang cepat itu menentukan segala-galanya,” tegasnya.

Gus Rozin juga menekankan bahwa kerja relawan tidak selesai setelah masa tanggap darurat. Pemulihan pascabencana, termasuk kondisi psikologis korban, harus menjadi bagian penting dalam penanganan bencana.

PWNU Jawa Tengah pun mendorong kolaborasi NU Peduli dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, organisasi perempuan hingga komunitas kemanusiaan.

Menurut Gus Rozin, orientasi utama relawan tetap pada keselamatan dan martabat manusia, mulai dari menyelamatkan nyawa hingga membantu korban kembali menjalani kehidupan secara layak.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BPBD Jawa Tengah menyerahkan bantuan tenda komando dan perlengkapan dapur umum kepada NU Peduli Jawa Tengah. LAZISNU Jawa Tengah juga menyerahkan bantuan air bersih untuk masyarakat terdampak kekeringan.

Pada kesempatan yang sama diluncurkan NU Risk, aplikasi pendataan relawan dan pelaporan kebencanaan di lingkungan NU Peduli Jawa Tengah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen terhadap konservasi lingkungan.

Apel kesiapsiagaan diikuti ratusan relawan dari berbagai lembaga dan badan otonom NU, antara lain LPBINU, LAZISNU, Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU dan Pagar Nusa, serta relawan BPBD dan PMI.

Sejumlah pengurus NU dan unsur pemerintah turut hadir, di antaranya Wakil Ketua LPBI PBNU Sobirin, Ketua NU Peduli Jawa Tengah KH Mandzur Labib, Ketua LAZISNU Jawa Tengah KH Muhammad Mahsun, serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga