URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menutup Pelatihan Tahap I Program Magang ke Jepang di SMK Syafi'i Akrom, Kota Pekalongan, Selasa (21/7/2026). Sebanyak 82 peserta dinyatakan lulus, dengan 30 di antaranya telah memperoleh kepastian kerja di perusahaan Jepang. Program hasil kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan IM Japan Indonesia ini dilanjutkan ke tahap pelatihan nasional sebagai persiapan keberangkatan ke Jepang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I

Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I

Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I

featured-img

PEKALONGAN – Suasana haru bercampur bangga mewarnai acara Penutupan Pelatihan Tahap I Daerah Program Magang ke Jepang, program kerjasma Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dengan Kemnaker RI dan IM Japan Indonesia. Bertempat di SMK Syafi’i Akrom Kota Pekalongan pada Selasa (21/07/2026), acara ini menjadi momentum penting bagi puluhan pemuda pilihan yang siap melangkah menuju Negeri Sakura.

Penutupan kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Gaffar Rozin (Gus Rozin); Sekretaris LP Ma’arif NU PBNU, Harianto Oghie; Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani; Wakil Wali Kota Pekalongan; Perwakilan IM Japan Indonesia; Ketua PCNU Kota Pekalongan beserta jajaran Beberapa Ketua LP Ma’arif NU PCNU; serta para orang tua/wali murid yang setia mendampingi putra-putra terbaik mereka.

Proses Seleksi Ketat: 30 Peserta Sudah Dilirik Perusahaan Jepang

Dalam laporan kerjanya, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menyampaikan bahwa pelatihan intensif tingkat daerah ini telah berlangsung sejak 22 Mei hingga 23 Juli 2026. Dari total 87 peserta yang terdaftar, sebanyak 82 peserta berhasil lulus evaluasi.

“Dari 82 peserta yang tersisa, kabar bahagianya adalah 30 peserta di antaranya sudah langsung mendapatkan kepastian kerja (job) di berbagai perusahaan di Jepang. Setelah penutupan tahap daerah ini, seluruh peserta akan melanjutkan perjuangan ke Pelatihan Nasional selama kurang lebih dua bulan,” ungkap Fakhruddin.

Pesan Penting: Kedisiplinan, Karakter, dan Literasi Budaya

Dukungan penuh mengalir dari pemerintah daerah dan mitra penyelenggara. Wakil Wali Kota Pekalongan mengingatkan para peserta bahwa perjuangan menuju Jepang membutuhkan gemblengan fisik dan mental yang keras. Ia berpesan agar para peserta selalu menjaga nama baik Indonesia serta etika ketika berada di perantauan.

Antusiasme senada disampaikan oleh perwakilan IM Japan, Kawahara, yang berharap seluruh peserta dapat melewati seluruh tahapan pelatihan dengan hasil terbaik. Sementara itu, Penasehat Program IM Japan, Nila Dwi Apriliawati, memberikan motivasi mendalam kepada para orang tua dan peserta.

“Bapak dan Ibu patut bangga, putra-putra Anda adalah pemuda pilihan dari puluhan ribu pendaftar di luar sana. Ingat anak-anakku, hal utama yang bisa menggagalkan kalian ke Jepang bukanlah kemampuan teknis, melainkan sikap (attitude). Maka, jagalah selalu akhlak dan perilaku kalian,” tegas Nila.

Mewakili Ketua LP Ma’arif NU PBNU, Sekretaris LP Ma’arif NU PBNU, Harianto Oghie, menekankan pentingnya penguasaan literasi budaya dan pembentukan karakter berakhlakul karimah. Menurutnya, kompetensi tinggi tidak akan berarti tanpa dibarengi sikap yang santun dan adaptif.

“Kalian adalah duta bangsa. Selain fasih berbahasa Jepang, kalian harus mendalami literasi budaya setempat agar mampu berakulturasi tanpa kehilangan jati diri. Tunjukkan profesionalisme kalian di sana,” tutur Harianto.

Gus Rozin: “Kalian adalah Penyelamat Bangsa”

Puncak acara ditandai dengan pengarahan dari Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Gaffar Rozin (Gus Rozin). Dalam amanatnya yang membakar semangat, Gus Rozin menegaskan bahwa keberangkatan para peserta ke Jepang bukan sekadar perkara mencari nafkah pribadi, melainkan sebuah misi strategis nasional.

“Jangan pernah berpikir kalian ke Jepang hanya untuk menyelesaikan masalah sendiri. Lebih dari itu, kalian adalah penyelamat bangsa. Dengan menciptakan lapangan kerja dan kemandirian, kalian bantu menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan di Indonesia,” tegas Gus Rozin.

Gus Rozin juga mengingatkan agar para peserta tidak mengalami culture shock dan mampu menyerap etos kerja tinggi masyarakat Jepang.

“Standar kerja, kedisiplinan, dan etika kalian akan naik selama di Jepang. Ketika nanti kembali ke Indonesia, jangan pernah turunkan standar tersebut! Ingat, di pundak kanan kalian ada nama Bangsa Indonesia, dan di pundak kiri ada nama Nahdlatul Ulama. Kami semua berdiri di belakang kalian,” tambahnya.

Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada LP Ma’arif NU Jateng sebagai satu-satunya lembaga yang berhasil menyelenggarakan pemagangan ini. Ke depan, PWNU Jateng berkomitmen melakukan pembenahan kurikulum di tingkat SMK Ma’arif agar penyelarasan etos kerja dan karakter standar Jepang dapat dimulai sejak dini di bangku sekolah.

Komitmen Orang Tua dan Langkah Menuju Pelatihan Nasional

Rangkaian acara ditutup dengan sesi wawancara khusus antara pihak IM Japan dan para wali murid. Wawancara ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesiapan, dukungan moral, serta komitmen penuh orang tua dalam mendampingi langkah anak-anak mereka menuju Pelatihan Nasional hingga keberangkatan ke Jepang.

BACA JUGA :

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah, Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para Ketua PCNU se-Jawa Tengah saat Silaturahim PCNU di Salatiga, Rabu (15/7/2026), sebagai ikhtiar memperkuat persatuan organisasi dan menghadirkan kepemimpinan yang berdaulat, bermartabat, serta bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Silaturahim Bersama PCNU se-Jawa Tengah, Gus Rozin Nyatakan Siap Maju pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemecahan Kendi dan Guyuran Air Kembang Tandai Penyerahan Kendaraan KDKMP di Kodim Salatiga
Pemerintah Kota Salatiga membuka pelatihan vokasi Make Up Artist dan barista di UPTD Balai Latihan Kerja Disperinaker, Senin (6/7/2026), untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja sesuai kebutuhan pasar. Wali Kota Robby Hernawan mendorong peserta membangun usaha dan menciptakan lapangan kerja, sementara pelatihan yang dibiayai APBD 2026 berlangsung selama 20 hari hingga 31 Juli.
Minimalisir Pengangguran, Pemkot gelar Pelatihan MUA dan Barista

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta