URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Novita Kurnia Putri, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Semarang yang menetap di Texas, Amerika Serikat jadi korban penembakan salah sasaran oleh dua pemuda. Ibu Novita, Nani Muldiani masih tak menduga anak sulungnya meninggal karena tertembak. Sampai saat ini, dirinya dan keluarga masih terpukul dengan penyebab kematian putrinya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ibu WNI Asal Semarang Tak Menduga Anaknya Jadi Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas

Ibu WNI Asal Semarang Tak Menduga Anaknya Jadi Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas

Ibu WNI Asal Semarang Tak Menduga Anaknya Jadi Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas

featured-img

SEMARANG – Novita Kurnia Putri, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Semarang yang menetap di Texas, Amerika Serikat jadi korban penembakan salah sasaran oleh dua pemuda.

Ibu Novita, Nani Muldiani masih tak menduga anak sulungnya meninggal karena tertembak. Sampai saat ini, dirinya dan keluarga masih terpukul dengan penyebab kematian putrinya.[irp posts=”43651″ name=”WNI Asal Semarang Jadi Korban Penembakan di Texas Amerika”]

“Masih inget terus (meninggalnya Novita) meskipun sudah hari tujuhnya,” ujar Nani saat ditemui di rumah duka Jalan Pudaksari II, Pudak Payung, Kota Semarang, Senin (10/10/2022).

Nani menjelaskan, keluarga mendapatkan kabar akan kematian Novita dari suaminya melalui Video Call (VC). Dirinya menyebut, putrinya terpaksa tinggal di Amerika lantaran suaminya bekerja sebagai Tentara Angkatan Udara.

“Sudah hampir 1 tahun lebih tinggal di Amerika. Ikut suaminya yang kerja di tentara angkatan udara,” jelasnya.

Disisi lain, Nani menjelaskan bahwa Novita merupakan sosok anak yang sangat baik, penurut dan penyayang meskipun beberapa hari terakhir komunikasi dengan keluarga sedikit renggang. “Novita itu sangat baik dekat sekali dengan saya. Setiap kali mamahnya butuh apa pasti oke,” kenangnya.

Kini pihak keluarga berharap jenazah Novita itu segera dipulangkan ke Kota Semarang. Keluarga juga belum menentukan Novita akan dimakamkan dimana.

“Maunya keluarga ya dikuburkan di Semarang, kan asli Semarang. Semoga tidak ada kendala untuk memulangkan anak saya, mohon doanya,” katanya.

Sementara itu, adik kandung korban, Rizki Aulia (21) menjelaskan, kabar kematian kakaknya disampaikan oleh Robert mekalui panggilan video pada 4 Oktober 2022. “Kami masih menunggu kakak saya pulang ke Semarang. Sekarang masih proses pengurusan kepulangan almarhum dari Amerika,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara