KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ibu WNI Asal Semarang Tak Menduga Anaknya Jadi Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas

Ibu WNI Asal Semarang Tak Menduga Anaknya Jadi Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas

Ibu WNI Asal Semarang Tak Menduga Anaknya Jadi Korban Penembakan Salah Sasaran di Texas

SEMARANG – Novita Kurnia Putri, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Semarang yang menetap di Texas, Amerika Serikat jadi korban penembakan salah sasaran oleh dua pemuda.

Ibu Novita, Nani Muldiani masih tak menduga anak sulungnya meninggal karena tertembak. Sampai saat ini, dirinya dan keluarga masih terpukul dengan penyebab kematian putrinya.[irp posts=”43651″ name=”WNI Asal Semarang Jadi Korban Penembakan di Texas Amerika”]

“Masih inget terus (meninggalnya Novita) meskipun sudah hari tujuhnya,” ujar Nani saat ditemui di rumah duka Jalan Pudaksari II, Pudak Payung, Kota Semarang, Senin (10/10/2022).

Nani menjelaskan, keluarga mendapatkan kabar akan kematian Novita dari suaminya melalui Video Call (VC). Dirinya menyebut, putrinya terpaksa tinggal di Amerika lantaran suaminya bekerja sebagai Tentara Angkatan Udara.

“Sudah hampir 1 tahun lebih tinggal di Amerika. Ikut suaminya yang kerja di tentara angkatan udara,” jelasnya.

Disisi lain, Nani menjelaskan bahwa Novita merupakan sosok anak yang sangat baik, penurut dan penyayang meskipun beberapa hari terakhir komunikasi dengan keluarga sedikit renggang. “Novita itu sangat baik dekat sekali dengan saya. Setiap kali mamahnya butuh apa pasti oke,” kenangnya.

Kini pihak keluarga berharap jenazah Novita itu segera dipulangkan ke Kota Semarang. Keluarga juga belum menentukan Novita akan dimakamkan dimana.

“Maunya keluarga ya dikuburkan di Semarang, kan asli Semarang. Semoga tidak ada kendala untuk memulangkan anak saya, mohon doanya,” katanya.

Sementara itu, adik kandung korban, Rizki Aulia (21) menjelaskan, kabar kematian kakaknya disampaikan oleh Robert mekalui panggilan video pada 4 Oktober 2022. “Kami masih menunggu kakak saya pulang ke Semarang. Sekarang masih proses pengurusan kepulangan almarhum dari Amerika,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]