KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Identitas Jenazah di Curug Semirang Terkuak, Ini Penyebab Kematiannya

Identitas Jenazah di Curug Semirang Terkuak, Ini Penyebab Kematiannya

Identitas Jenazah di Curug Semirang Terkuak, Ini Penyebab Kematiannya

Penemuan jenazah tanpa identitas di Curug Semirang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada 28 Februari 2023 yang akhirnya teridentifikasi oleh polisi melalui tes DNA. Korban yang diketahui berinisial JT (29) terekam CCTV saat meninggalkan rumah pada 24 Januari 2023 dini hari dan diduga bunuh diri karena masalah keluarga.
(Foto/ dok. Humas Polres Semarang)
Jenazah JT (29), korban gantung diri yang ditemukan di Curug Semirang dipindahkan menuju pemakaman Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Jumat (14/4/2023).

[@]Pemberitaan tentang penemuan jenazah tanpa identitas di kawasan wisata Curug Semirang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada 28 Februari 2023 akhirnya menemui titik terang.

Sebelumnya, keluarga yang mengaku mengenali korban sempat mendatangi Polres Semarang untuk mengklarifikasi perihal penemuan jenazah yang diperkirakan identik dengan salah satu anggota keluarganya yang meninggalkan rumah sekitar 24 Januari 2023 dini hari.[irp posts=”53516″ ]

“Benar bahwa pada 9 Maret 2023 lalu, ada satu keluarga dari Kecamatan Tembalang, Kota Semarang datang untuk melakukan klarifikasi. Namun demi keakuratan, kami arahkan untuk melakukan tes DNA,” ujar Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra saat dikonfirmasi, Jumat (14/4/2023).

Dijelaskan Oka, pada Jumat (7/4/2023) hasil dari Pus DNA Mabes Polri sudah keluar dan menyatakan identik dengan keluarga yang datang ke Polres Semarang.

“Sehingga kami pastikan jenazah tersebut merupakan anggota keluarganya yang dinyatakan hilang,” terangnya.

Di sisi lain, Kasat Reskrim AKP Kresnawan Hussein menuturkan, bahwa perihal diketahuinya identitas jenazah bermula dari tersebarnya informasi berantai di media sosial tentang penemuan jenazah di obyek wisata Curug Semirang. Dari informasi tersebut ternyata diketahui oleh teman dekat korban yang mengenali ciri-ciri pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan.

“Teman dekat korban ini setelah melihat info di media sosial ternyata paham properti yang dikenakan korban mulai pakaian, jaket, topi, sepatu dan celana yang dikenakan saat kami temukan. Sebab beberapa waktu sebelum korban menghilang dari rumah, antara korban dan temannya ini sempat foto bersama,” ungkapnya.

Korban yang belakangan diketahui berinisial JT (29) sempat terekam CCTV lingkungan tempat tinggal korban saat meninggalkan rumah pada 24 Januari 2023 dini hari sekitar pukul 03.45 WIB. Untuk saat ini dari pihak keluarga sudah menerima kejadian yang menimpa salah satu keluarganya, dan meminta bantuan Polres Semarang memediasi kepada pihak terkait untuk memindahkan jenazah korban ke kampung halamannya di wilayah Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

“Atas permintaan keluarga, tadi pagi untuk makam sudah dibongkar pihak petugas makam Desa Candirejo. Dan untuk penyebab kematian korban murni gantung diri diduga ada masalah keluarga,” tandasnya. (win)

 

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]