URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengalaman Memuaskan Christophe Piganiol, seorang investor asal Swiss, dengan layanan investasi di Jawa Tengah. Dalam Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2023, ia mengungkapkan kepuasannya terhadap infrastruktur dan kebijakan pemerintah yang mendukung pertumbuhan perusahaannya, Anugerah Pharmarindo Lestari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Investor Puas dengan Kinerja Layanan Investasi Jawa Tengah

Investor Puas dengan Kinerja Layanan Investasi Jawa Tengah

Investor Puas dengan Kinerja Layanan Investasi Jawa Tengah

Foto: Dok./IST
featured-img

Magelang – Christophe Piganiol, seorang investor asal Swiss, mengungkapkan kepuasan atas kinerja layanan investasi di Jawa Tengah. Anugerah Pharmarindo Lestari, perusahaan yang dipimpinnya di Ungaran-Kabupaten Semarang, telah menanamkan investasi lebih lanjut berkat pertumbuhan pesat yang didukung oleh infrastruktur dan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikannya saat ajang Investor Dinner, Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2023 di Taman Lumbini, Kompleks Candi Borobudur, Magelang, Senin (21/8/2023) malam. Pada kesempatan itu, turut hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Menurutnya, banyak faktor yang menjadikannya ingin berinvestasi di Jateng.

“Kami lihat potensi, kemudian fasilitas, kualitas pekerja yang bagus dan lokasinya dekat dengan jalan tol baru sangat optimal, untuk melayani kebutuhan warga akan alat-alat kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, selama berinvestasi di Jateng pemerintah kerapkali hadir dan memberikan layanan prima. Selain itu, komunikasi yang dijalin, amat intens.

“Tentu ketika ingin investasi di Jateng, kita harus paham dan mencari orang yang bertanggungjawab. Nah di sini pemerintahnya sangat membantu dan komunikasinya bagus. Seperti malam ini kami menandatangani perjajian dengan pemerintah Ganjar. Kami di sini on budget dan on time sehingga kami mengivestasikan lebih banyak di bidang alat kesehatan,” paparnya.

Pada kesempatan itu, perusahaan Christophe menandatangani kesepakatan pembangunan fasilitas pabrik senilai Rp 11,75 miliar yang menyerap 354 pekerja. Selain perusahaan tersebut, adapula perusahaan lain seperti PT Nusantara Building Industries yang membangun pabrik yang dapat menyerap 2.200 pekerja.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi hal tersebut. Ia menyebut melalui CJIBF Pemprov Jateng mencoba menyejahterakan warga melalui sektor investasi.

“Kita akan berikhtiar, maka kemudian forum ini untuk menggenjot itu, kita akan jemput bola termasuk ada pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN kita lobi-lobi, agar bisa terjaring investasi yang lebih banyak. Jadi segala upaya kita lakukan tidak mengandalkan satu event, tapi event ini bagian untuk mempercepat,” jelasnya.

Ganjar menyebut, Pemprov Jateng punya tugas untuk melayani. Sehingga, ia sebagai gubernur tidak segan untuk menjembatani komunikasi antara pengusaha dan stakeholder, agar tercipta solusi.

Perlu diketahui, hingga semester satu 2023 realisasi investasi di Jateng mencapai Rp27,07 triliun, atau 41,22 persen dari target penanaman modal sebesar Rp65,70 triliun di tahun ini.

BACA JUGA :

Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi